TVRINews, Pacitan
Untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, mendeteksi kondisi prapenyakit, serta menemukan penyakit sejak dini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Pacitan. Kegiatan berlangsung di Aula SRT 1 Pacitan, Rabu, 26 Agustus 2026.
Sebanyak 400 siswa Sekolah Rakyat menjalani pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata dan telinga, kesehatan gigi, serta pemeriksaan gula darah.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan siswa yang berisiko menderita penyakit, akan segera dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Heri Setijono, mengatakan bahwa cek kesehatan tersebut merupakan bentuk skrining kesehatan bagi para siswa untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini.
Setiap anak memiliki cita-cita dan untuk meraihnya, mereka perlu tumbuh dalam kondisi sehat. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan anak menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan mereka. Semangat inilah yang hadir dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Pacitan.
“Kegiatan CKG dilaksanakan di SRT 1 Pacitan, Kabupaten Pacitan, melalui kolaborasi antara Dinas Sosial Kabupaten Pacitan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini penting sebagai upaya skrining dan deteksi dini bagi para siswa untuk mengetahui penyakit apa yang ada dalam tubuh mereka,” ujar Heri didampingi Sekretaris Dinas Luky Puspitosari dan Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Erna Irawati.
Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan kondisi kesehatan para siswa dapat diketahui dan dipantau sejak dini. Apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, dapat segera dilakukan koordinasi dan tindak lanjut bersama pihak terkait.
“Anak-anak Sekolah Rakyat adalah generasi yang sedang kita siapkan untuk masa depan. Karena itu, pendidikan harus berjalan beriringan dengan kesehatan. Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan perhatian kesehatan sejak dini, sehingga mereka bisa belajar dengan nyaman, tumbuh sehat, dan berkembang secara optimal,” tambah Kadinsos Pacitan.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam memberikan layanan bagi anak-anak Sekolah Rakyat. Menjaga kesehatan anak sejak dini dinilai penting untuk menyiapkan generasi yang lebih kuat pada masa depan.
“Sejak awal Juni lalu, Dinas Kesehatan Pacitan telah berhasil melakukan cek kesehatan gratis kepada 60 persen siswa sekolah dan santri pondok pesantren di Pacitan. Selain kepada siswa, cek kesehatan gratis ini juga menyasar ibu hamil dan menyusui serta para lansia,” kata petugas Dinas Kesehatan Pacitan, Nur Hastuti.
Para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pacitan yang menjalani cek kesehatan gratis tersebut mengaku berterima kasih kepada Pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto yang telah memprogramkan cek kesehatan gratis hingga menyasar siswa Sekolah Rakyat.










