TVRINews, Lamongan
Menjelang peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026, Kodim 0812/Lamongan menggelar pembekalan bagi calon karyawan koperasi di KDMP Sukorejo, Kabupaten Lamongan, Senin, 11 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo dan diikuti perwakilan calon karyawan dari 90 titik koperasi yang akan diluncurkan serentak secara daring di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan peserta pembekalan merupakan warga asli dari masing-masing desa yang telah ditunjuk sebagai calon pengelola koperasi, termasuk pada posisi wakil manajer.
“Kegiatan hari ini adalah pembekalan calon karyawan Koperasi Merah Putih. Pesertanya berasal dari masing-masing desa di 90 titik yang nantinya akan dilaunching secara online di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peresmian koperasi dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2026 dan akan dilaksanakan secara terpusat di Kabupaten Nganjuk oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Pembekalan berlangsung selama dua hari dengan melibatkan tim Agrinas untuk memberikan pemahaman terkait mekanisme operasional koperasi, mulai dari tata kelola hingga sistem distribusi barang.
“Harapannya setelah pembekalan ini, para calon karyawan kembali ke koperasi masing-masing dan mulai menerima distribusi barang. Mereka juga langsung belajar bagaimana mendata barang-barang yang nantinya akan dijual,” katanya.
Sementara itu, Staff Marketing Sales dan Distribusi PT Agrinas Pangan Nusantara, Arnold Hanok, menjelaskan materi pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman operasional toko bagi calon asisten kepala toko KDMP.
Ia menyebut peserta dibekali standar operasional prosedur (SOP) mulai dari tugas kasir, pramuniaga, hingga penerimaan barang di gudang atau warehouse.
“Materi pelatihan hari ini meliputi SOP seorang kasir, pramuniaga, dan penerimaan barang di warehouse. Karena yang hadir di sini adalah calon asisten kepala toko, maka mereka wajib memahami seluruh jenis operasional dan standar prosedur yang ada di koperasi,” jelasnya.
Arnold menambahkan, pembekalan selama dua hari diharapkan mampu memberikan pengetahuan dasar dan kesiapan teknis bagi calon pengelola sebelum KDMP resmi beroperasi.
“Harapannya pembekalan dua hari ini cukup memberikan informasi dan pengetahuan bagi setiap calon asisten kepala toko KDMP di Lamongan, sehingga nantinya mereka siap menjalankan operasional koperasi dengan baik,” katanya.
Dandim menegaskan, pelatihan ini menjadi langkah penting agar seluruh Koperasi Merah Putih di Lamongan siap beroperasi secara optimal saat resmi diluncurkan.










