TVRINews, Malang
Kelangkaan beras jenis premium terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Malang dalam hampir satu bulan terakhir. Mengantisipasi kondisi tersebut, Perum Bulog Cabang Malang mulai menggelontorkan beras premium merek Punokawan sebanyak 10 ton di Pasar Bunul, Kota Malang pada Jumat, 18 September 2026
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan beras premium bagi masyarakat. Bulog menargetkan distribusi hingga 500 ton untuk wilayah Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Truk pengangkut beras premium merek Punokawan langsung diserbu pedagang saat tiba di Pasar Bunul.
Distribusi tersebut dilakukan menyusul kelangkaan pasokan beras premium yang dikeluhkan sejumlah pedagang selama beberapa pekan terakhir.
Salah satu pedagang beras di Pasar Bunul, Supriono, mengatakan kelangkaan beras premium telah berlangsung sekitar satu bulan. Ia mengaku terakhir menerima pengiriman beras premium pada 24 Agustus 2026 dan hingga kini belum mendapatkan pasokan kembali.
Menurut Supriono, kondisi tersebut berdampak pada ketersediaan beras premium di kiosnya. Padahal, permintaan konsumen cukup tinggi, dengan penjualan mencapai 40 hingga 50 sak beras premium ukuran 5 kilogram.
"Peminat beras premium banyak dibanding SPHP. Kalau stoknya komplet, bisa 40-50 sak kemasan 5 kilogram terjual per harinya, sudah hampir satu bulan beras premium langka, saya menerima pengiriman terakhir beras premium tanggal 24 Agustus lalu," ucap Supriyono.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, menjelaskan bahwa penyaluran 10 ton beras premium di Pasar Bunul merupakan tahap awal untuk mengantisipasi kelangkaan di masyarakat.
Bulog menargetkan distribusi beras premium mencapai 500 ton di wilayah Malang Raya. Beras premium merek Punokawan tersebut dijual Bulog dengan harga Rp148.000 per kemasan 10 kilogram, atau setara Rp14.800 per kilogram. Sedangkan harga eceran tertinggi (HET) di tingkat pedagang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram.
"Kita dropping hari ini sekitar 10 ton hari ini di Pasar Bunulrejo. Untuk nantinya akan ada dropping lagi. Kemungkinan hingga sampai di atas 500 ton, tidak hanya di kota malang, tetapi di wilayah Malang Raya secara bertahap," kata Nurjuliansyah.
Perum Bulog Malang bersama Satgas Pangan Polresta Malang Kota terus melakukan koordinasi guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras, di wilayah Kota Malang.
Upaya distribusi ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kestabilan pasokan beras premium di pasar tradisional.










