TVRINews, Surabaya
Sekretaris Jenderal One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur menerima penghargaan Inspiring People 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam menggerakkan pemberdayaan ekonomi pesantren di Jawa Timur melalui penguatan ekosistem pesantrenpreneur, santripreneur, dan sosiopreneur.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi OPOP Jatim dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren serta memperkuat peran santri dan alumni pesantren dalam pembangunan ekonomi umat.
Penghargaan Inspiring People 2026 diserahkan langsung oleh CEO Suara Muslim Network Surabaya kepada Gus Ghofirin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh yang dinilai mampu menghadirkan dampak nyata dalam pengembangan ekonomi berbasis pesantren di Jawa Timur.
Menurutnya, gerakan pemberdayaan melalui OPOP Jatim telah menunjukkan bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Ia juga menyebut perkembangan OPOP Jatim menunjukkan capaian positif. Hingga kini, OPOP Jatim telah membina lebih dari 1.600 pesantren di berbagai daerah di Jawa Timur.
Dari jumlah tersebut, telah lahir lebih dari 1.600 produk pesantren yang terus berkembang dan dipasarkan oleh para santri maupun pesantren. Produk-produk tersebut berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis pesantren.
“Gus Ghofirin menjadi salah satu figur yang terus mendorong lahirnya kemandirian ekonomi pesantren di Jawa Timur. Apa yang dilakukan melalui OPOP Jatim hari ini tidak hanya mengembangkan usaha pesantren, tetapi juga membangun semangat kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi umat melalui kekuatan pesantren, santri, dan alumni pesantren,” ujarnya.
Ia menilai perkembangan ekonomi pesantren di Jawa Timur saat ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak dalam membangun pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat dan nilai-nilai kemandirian.
Sementara itu, Gus Ghofirin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya penghormatan bagi dirinya secara pribadi, melainkan juga bentuk apresiasi bagi seluruh pesantren, santri, alumni pesantren, serta berbagai pihak yang selama ini terus bergerak bersama memperkuat ekonomi umat melalui OPOP Jatim.
Ia menegaskan penguatan ekonomi pesantren harus terus dilakukan agar pesantren mampu berkembang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh pesantren dan semua pihak yang selama ini terus membersamai perjuangan pemberdayaan ekonomi umat melalui OPOP Jatim. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan manfaat, memperkuat kolaborasi, dan membangun ekonomi pesantren yang semakin mandiri dan berdaya saing,” ungkap Gus Ghofirin.
Melalui penghargaan tersebut, OPOP Jatim diharapkan terus memperkuat ekosistem ekonomi pesantren di Jawa Timur serta melahirkan lebih banyak inovasi dan produk unggulan pesantren yang memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.










