TVRINews - Lamongan
Universitas Islam Lamongan semakin percaya diri menatap target Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul tahun 2027 setelah dua program studinya, yakni S1 Akuntansi dan S1 Ekonomi Syariah, berhasil memperoleh predikat akreditasi “Unggul”.
Rektor Unisla, Abdul Ghofur, menyebut capaian tersebut menjadi indikator positif terhadap peningkatan kualitas akademik dan tata kelola kampus. Saat ini, total lima program studi di Unisla telah berstatus unggul.
Sebelumnya, predikat serupa telah lebih dahulu diraih oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Bahasa Inggris.
Menurut Abdul Ghofur, akreditasi unggul mencerminkan keberhasilan perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, mulai dari proses pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, aspek sumber daya manusia, fasilitas, serta sistem pendukung akademik juga menjadi bagian penting dalam penilaian.

“Predikat unggul menunjukkan kualitas institusi berjalan baik secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun pelayanan pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut sekaligus mempertegas posisi Unisla dalam persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif. Keberhasilan prodi-prodi unggul diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di kampus tersebut.
Untuk mempercepat target APT Unggul 2027, Unisla kini juga mempersiapkan sejumlah program studi lain agar memperoleh predikat serupa, di antaranya Teknik Elektro, Teknik Sipil, Pendidikan IPA, dan Pendidikan Matematika.
Di sisi lain, Ketua LBH Mawaddah Lamongan, Indahwan Suci Ning Ati, meminta Pemerintah Kabupaten Lamongan segera mengambil langkah terkait perkara hukum yang melibatkan seseorang berinisial HP.
Menurutnya, hal itu perlu menjadi perhatian pemerintah daerah mengacu pada putusan Pengadilan Negeri Tuban yang telah menjatuhkan hukuman tiga bulan penjara terhadap yang bersangkutan, meskipun proses banding dari jaksa masih berlangsung.










