TVRINews, Surabaya
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menggelar rapat sosialisasi OPOP Expo 2026 di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur pada Senin, 28 September 2026. Di mana, rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan OPOP Expo 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026 di Surabaya.
OPOP Expo 2026 menjadi penyelenggaraan kedelapan di Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda dalam program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur yang menjadi ruang promosi dan pengembangan berbagai produk unggulan yang dihasilkan unit usaha pesantren.
Melalui OPOP Expo, produk-produk pesantren diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas sekaligus membuka peluang perluasan pasar dan kemitraan dengan berbagai pihak.
Dalam rapat sosialisasi tersebut, sejumlah persiapan penyelenggaraan OPOP Expo 2026 dibahas bersama. Pembahasan mencakup aspek teknis pelaksanaan, penguatan koordinasi antarinstansi, keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta dukungan mitra strategis.
Rapat dihadiri Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur Gus Ghofirin, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Arina yang mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta mitra strategis OPOP Jawa Timur.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Arina mengatakan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan OPOP Expo dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi pengembangan produk pesantren.
Menurutnya, OPOP Expo dapat menjadi momentum untuk mempertemukan produk unggulan pesantren dengan masyarakat, pelaku usaha, maupun calon mitra yang memiliki potensi untuk membangun kerja sama.
“Kegiatan ini tentu membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak agar OPOP Expo dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi produk-produk pesantren,” ujar Arina pada Selasa, 29 September 2026.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur Gus Ghofirin mengatakan penyelenggaraan OPOP Expo yang memasuki tahun kedelapan menunjukkan kesinambungan upaya dalam mendorong pengembangan ekonomi pesantren di Jawa Timur.
Menurutnya, OPOP Expo tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga menjadi ruang bagi pesantren untuk memperluas jejaring usaha, memperkenalkan potensi unit usaha, serta membuka akses terhadap pasar dan mitra strategis.
“OPOP Expo harus menjadi ruang untuk mempertemukan produk pesantren dengan pasar dan mitra, sehingga apa yang telah dikembangkan pesantren dapat terus tumbuh dan memiliki jangkauan yang semakin luas,” kata Gus Ghofirin.
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur bersama OPOP Jawa Timur, OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan para mitra strategis selanjutnya akan mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan OPOP Expo 2026.
Gelaran yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 November 2026 di Surabaya, diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan produk unggulan pesantren kepada masyarakat sekaligus memperkuat jejaring dan ekosistem usaha pesantren di Jawa Timur.










