TVRINews, Surabaya
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur memperketat pengamanan wilayah melalui patroli stasioner Cipta Kondisi (Cipkon). Patroli yang digelar hingga dini hari tersebut menyasar sejumlah jalur rawan guna mengantisipasi aksi gangster, tawuran, hingga balap liar.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya kejahatan jalanan pada malam hari.
“Patroli Cipkon ini merupakan langkah preventif kami untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Fokus utama kami adalah menyapu bersih kejahatan malam seperti aksi gangster, tawuran, hingga balap liar yang meresahkan warga,” ujar Suroto kutip Selasa, 29 September 2026.
Berdasarkan pemetaan kepolisian, kelompok gangster kerap memanfaatkan media sosial untuk saling menantang sebelum melakukan konvoi di jalan raya. Sebagian pelaku yang diamankan dalam pembubaran kelompok tersebut diketahui masih berstatus pelajar atau berusia di bawah umur.
“Sangat disayangkan, sebagian besar pelaku yang kami amankan saat pembubaran kelompok ini masih di bawah umur. Oleh karena itu, sasaran patroli kami tidak hanya memantau arus lalu lintas, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kerumunan pemuda yang mencurigakan di atas jam malam,” jelasnya.
Dalam patroli tersebut, personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan perbatasan kota, permukiman padat penduduk, hingga pusat keramaian.
Suroto menilai pencegahan kenakalan remaja tidak dapat hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran orang tua diperlukan untuk memastikan anak-anak tidak berada di luar rumah hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas.
“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB. Jangan biarkan mereka berkeliaran di luar tanpa tujuan yang jelas, karena sangat rentan terpengaruh lingkungan negatif,” imbaunya.
Selain mengimbau orang tua, kepolisian mengajak masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor apabila menemukan adanya konvoi mencurigakan maupun indikasi tawuran.
“Laporan dapat disampaikan melalui Polsek terdekat atau layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis,” tukasnya.










