TVRINews, Tuban
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah ke-87 di Lapangan Cemara, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini menjadi upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Khofifah terus turun langsung memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pokok dengan harga yang sesuai serta menjaga daya beli warga.
Menurut Khofifah, pasar murah merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga kestabilan harga melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan.
"Pasar murah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Selain membantu menjaga daya beli, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam pengendalian inflasi melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan," kata Gubernur Khofifah, Jumat, 31 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Komoditas yang tersedia antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per pak, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp32.000 per pack.
"Pasar murah merupakan salah satu instrumen strategis untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok," tuturnya.
Khofifah menyampaikan, pelaksanaan pasar murah dilakukan melalui kerja sama pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi pangan, kestabilan harga, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperluas pelaksanaan pasar murah di berbagai daerah sesuai kebutuhan masyarakat. Harapannya, stabilitas harga tetap terjaga, inflasi terkendali, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," jelasnya.
Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah juga menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku UMKM.
"Menggerakkan ekonomi kerakyatan, memperluas akses pasar bagi produk lokal, serta memastikan manfaat kegiatan ini dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat," pungkasnya.









