TVRINews, Malang
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Pauluas meninjau fasilitas dan layanan kesehatan di Puskesmas Cisadea, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, 30 Juli 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan sekaligus melihat langsung kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Benjamin mengapresiasi layanan kesehatan di Puskesmas Cisadea, khususnya penanganan penyakit tuberkulosis (TBC). Menurutnya, sistem pelayanan yang terintegrasi dapat mempercepat pelacakan penyebaran penyakit di wilayah.
Benjamin menilai fasilitas di Puskesmas Cisadea sudah lengkap, mulai dari layanan kesehatan umum hingga layanan dokter gigi. Sistem digital yang diterapkan juga dinilai mampu mendukung pemetaan kondisi kesehatan masyarakat secara lebih cepat dan detail.
“Di Malang tadi seluruh fasilitasnya lengkap, dokter giginya lengkap, pelayanannya masing-masing sudah terintegrasi dengan sangat baik,” katanya.
Ia mengaku terkejut dengan sistem digitalisasi yang memungkinkan tenaga kesehatan mengetahui data calon pasien berdasarkan wilayah, mulai dari puskesmas, kecamatan, hingga alamat rumah. Sistem tersebut juga membantu mendeteksi wilayah dengan tingkat penularan penyakit tertentu.
“Di Malang justru tadi saya kaget, karena sudah terintegrasi. Calon orang yang datang untuk kasusnya sudah bisa diketahui wilayah mana, dari Sipus mana, per kecamatan diklik, per alamat rumahnya langsung ketahuan daerah itu penularan tinggi atau tidak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Benjamin menyampaikan sistem yang diterapkan Kota Malang akan menjadi referensi dalam pengembangan program kesehatan secara nasional.
“Ini yang mau kita adopsi untuk program nasional dari Kota Malang. Malang memang top,” imbuhnya.
Dalam kunjungan tersebut, Benjamin didampingi Wali Kota Malang Dr. Ir. Hidayat, MM. Pemerintah Kota Malang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas dan pemanfaatan teknologi digital.









