TVRINews, Sidoarjo
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong pengembangan Kampung Cabut Duri di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, sebagai sentra pengolahan bandeng bernilai tambah tinggi. Menurutnya, usaha pencabutan duri mampu meningkatkan nilai jual bandeng hingga empat kali lipat sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BHS menjelaskan, bandeng segar dengan harga sekitar Rp40.000 per kilogram umumnya berisi enam hingga delapan ekor. Setelah melalui proses pencabutan duri, setiap ekor bandeng dapat dijual sekitar Rp20.000 sehingga nilai ekonominya meningkat signifikan.
"Bandeng yang belum dicabut durinya harganya sekitar Rp40.000 per kilogram. Setelah dicabut durinya, satu ekor bisa dijual Rp20.000. Artinya, ada kenaikan nilai ekonomi kurang lebih empat kali lipat," ujar BHS, Jumat, 31 Juli 2026.
Ia juga menilai bandeng memiliki kandungan omega-3 yang sangat tinggi sehingga layak menjadi salah satu pangan unggulan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak. Menurutnya, konsumsi bandeng tanpa duri dapat membantu meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.
"Bandeng memiliki kandungan omega-3 yang sangat tinggi. Kalau durinya sudah dihilangkan, anak-anak hingga orang dewasa akan lebih senang mengonsumsinya. Ini baik untuk mendukung penurunan stunting," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, BHS juga menyerahkan bantuan satu unit freezer untuk mendukung proses produksi dan penyimpanan bandeng. Menurutnya, fasilitas tersebut penting karena bandeng merupakan produk yang mudah mengalami penurunan kualitas sehingga membutuhkan rantai pendingin agar lebih awet dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Ketua RW 04 Desa Kalanganyar, Imam Syaifuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BHS kepada pelaku usaha di Kampung Cabut Duri. Saat ini, terdapat sekitar 40 UMKM aktif yang mengembangkan usaha pencabutan duri bandeng di kawasan tersebut.
"Kehadiran Pak Bambang Haryo sangat membantu masyarakat, baik melalui dukungan moril maupun bantuan fasilitas. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat pengembangan UMKM Kampung Cabut Duri sekaligus menjadi daya tarik wisata di Kalanganyar," pungkas Imam.









