TVRINews, Lumajang
Sebanyak 10 personel Polres Lumajang diterjunkan untuk membantu warga membersihkan material tanah longsor yang menimpa sejumlah rumah di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Personel dari Sat Samapta Polres Lumajang bersama jajaran Polsek Pronojiwo mulai melakukan penanganan sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang Ipda Eko Budi Laksono mengatakan, pengerahan personel dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kehadiran personel Polres Lumajang dan Polsek Pronojiwo di lokasi longsor Desa Tamanayu adalah bentuk kepedulian serta wujud pelayanan prima Polri. Kami langsung bergerak turun ke lapangan untuk membantu proses evakuasi material tanah yang menimpa permukiman warga,” kata Eko dikutip Minggu, 1 November 2026.
Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama warga bergotong royong mengevakuasi material longsor yang masuk ke dalam rumah. Pembersihan dilakukan agar rumah warga dapat segera kembali digunakan dan aktivitas masyarakat berangsur pulih.
Menurut Eko, percepatan penanganan pascabencana menjadi perhatian petugas untuk mengurangi beban masyarakat sekaligus membantu memulihkan kenyamanan tempat tinggal warga terdampak.
“Prioritas utama petugas di lapangan saat ini adalah membantu masyarakat membersihkan sisa-sisa material longsoran yang masuk ke dalam rumah. Harapan kami, penanganan yang cepat ini dapat mengurangi beban warga serta memberikan rasa aman,” ujarnya.
Di samping membantu pembersihan, kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan. Warga Desa Tamanayu dan wilayah sekitarnya diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Eko menyampaikan, kondisi setelah kegiatan pembersihan terpantau aman dan terkendali. Namun, masyarakat tetap diminta memperhatikan perkembangan cuaca dan potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing.
“Situasi pascapembersihan saat ini terpantau aman dan terkendali. Kendati demikian, kami tetap mengimbau warga Desa Tamanayu dan sekitarnya untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat intensitas curah hujan meningkat,” pungkasnya.
Kehadiran personel kepolisian mendapat apresiasi dari warga karena dinilai membantu mempercepat penanganan dampak longsor dan meringankan pekerjaan masyarakat pascabencana.









