TVRINews, Surabaya
Unesa Chess Tournament (UCT) 2026 digelar Universitas Negeri Surabaya. Turnamen catur tingkat nasional ini diikuti 230 peserta dari jenjang SD, MI, SMP, SMA, MTs, hingga perguruan tinggi. Jumlah tersebut meningkat dari sekitar 150 peserta pada tahun sebelumnya.
Ketua Pelaksana UCT 2026, Muhammad Faiz Risqullah Ramadhan, menegaskan ajang ini bukan cuma soal menang-kalah.
"Tujuan UCT sendiri itu sebuah ajang turnamen yang bukan sekadar mencari kemenangan saja, namun juga sebagai platform tempat berkembang atlet dan menambah pengalaman," ujar Faiz, Minggu, 13 September 2026.
Peserta dibagi dalam kategori U-25 dan U-15. Faiz menyebut keterlibatan pelajar dari berbagai jenjang membuat kompetisi lebih hidup.
"Jumlah peserta UCT 2026 ini alhamdulillah sudah menginjak 230," katanya.
Ketua King Knight Kreatif, Hesnud Daulah, M.Psikolog, mengatakan UCT setiap tahun bekerja sama dengan tim perwasitan.
"Kami selaku tim perwasitan yang bertugas untuk menghandel wasit catur Unesa," jelas Hesnud.
Ia menilai lonjakan peserta sebagai capaian luar biasa.
"Pada tahun ini peserta UCT 2026 mencapai 230, ini pencapaian yang luar biasa karena sebelumnya kurang lebih sekitar 150 peserta," tambahnya.
Hesnud berharap penyelenggara event catur selalu melibatkan kategori junior.
"Karena dari junior atau pelajar itu adalah generasi penerus bangsa, bakal cikal bakal menjadi bibit atlet potensial untuk masa depan percaturan di Indonesia," ujarnya.
Dengan 230 peserta, UCT 2026 menegaskan minat terhadap olahraga catur di dunia pendidikan terus tumbuh. Turnamen ini diharapkan menjadi jalan bagi lahirnya pecatur nasional masa depan.










