TVRINews, Gresik
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sidayu, Kabupaten Gresik, Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, Khofifah mengecek kesiapan fasilitas sekolah sekaligus menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan.
Didampingi Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani, Khofifah berkeliling meninjau sejumlah fasilitas sekolah serta menyapa para siswa yang baru memulai kegiatan belajar di sekolah berasrama tersebut.
Suasana kunjungan berlangsung hangat. Khofifah berbincang dengan para siswa, mengajak mereka membentangkan bendera Merah Putih sebagai bagian dari penyambutan bulan Kemerdekaan, serta meninjau kegiatan makan bersama di kantin sekolah.
Dalam kesempatan itu, Khofifah mengingatkan pentingnya menjaga iklim belajar yang sehat. Menurutnya, kenyamanan siswa tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh lingkungan yang saling menghargai dan terbebas dari praktik perundungan.
“Jangan sampai ada perundungan. Apalagi ada siswa SD yang masih sangat rentan dan membutuhkan pendampingan. Agar terhindar dari perundungan, paling tidak satu bulan sekali SRT 1 Gresik bisa mendatangkan psikolog untuk melakukan pendampingan dan dialog kepada siswa,” ujarnya.
SRT 1 Gresik mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 31 Juli 2026. Sekolah tersebut menampung 405 siswa yang terdiri atas 270 peserta didik baru, 75 siswa pindahan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik, serta 60 siswa titipan dari SRMA 25 Lamongan.
Rinciannya, terdapat 90 siswa jenjang sekolah dasar, 90 siswa sekolah menengah pertama, serta 225 siswa jenjang sekolah menengah atas, termasuk siswa pindahan dan titipan.
Selain bertemu para siswa, Khofifah juga meninjau progres pembangunan kawasan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare. Hingga awal Agustus 2026, pembangunan disebut telah mencapai 99 persen.
Berbagai fasilitas penunjang telah tersedia, mulai dari ruang kelas, laboratorium, asrama, aula, hingga sarana olahraga yang akan mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Menurut saya, SRT 1 Gresik merupakan ruang belajar yang sangat spesial. Sangat nyaman, baik dari sisi luas kawasan maupun fasilitas yang dimiliki. Semoga anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tumbuh menjadi generasi yang berprestasi,” kata Khofifah.
Ia berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter maupun prestasi peserta didik.









