TVRINews, Malang
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya kembali mengoperasikan satu perjalanan kereta api tambahan dari Stasiun Malang menuju Stasiun Gambir, Jakarta, pada Selasa, 8 September 2026. Penambahan layanan ini dilakukan untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dari Malang Raya menuju ibu kota.
KA Tambahan relasi Malang–Gambir (ML–GMR) diberangkatkan dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB dengan rangkaian 7 kereta kelas eksekutif yang menyediakan 350 tempat duduk.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan penambahan perjalanan merupakan respons atas tingginya permintaan pelanggan, khususnya pada rute Malang–Jakarta.
“Kami melihat adanya peningkatan kebutuhan masyarakat untuk melakukan perjalanan, khususnya menuju Jakarta. Karena itu, KAI Daop 8 Surabaya menambah satu perjalanan KA dari Stasiun Malang menuju Jakarta. Ini merupakan upaya kami memberikan lebih banyak pilihan perjalanan sekaligus memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terlayani,” ujar Mahendro.
Data KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan lonjakan jumlah pelanggan di Stasiun Malang dalam dua hari terakhir. Pada periode Minggu, 6 September 2026 hingga Senin, 7 September 2026, tercatat 13.471 penumpang naik dan turun, meningkat 20 persen dibanding periode yang sama pekan sebelumnya yang mencapai 11.260 penumpang.
Kenaikan lebih signifikan terjadi pada pelanggan tujuan Jakarta. Dalam periode yang sama, jumlah penumpang mencapai 2.498 orang, atau meningkat 51 persen dibanding pekan sebelumnya yang sebanyak 1.653 penumpang.
Sementara hingga Selasa, 8 September 2026 pukul 10.00 WIB, volume penumpang di Stasiun Malang tercatat mencapai 4.320 penumpang naik dan turun. Dari jumlah tersebut, 895 pelanggan melakukan perjalanan menuju Jakarta.
Menurut Mahendro, peningkatan tersebut menjadi indikator tingginya kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang aman dan nyaman.
KAI Daop 8 Surabaya memastikan terus memantau perkembangan permintaan perjalanan serta melakukan evaluasi operasional guna mengoptimalkan layanan. Dalam setiap pengoperasian kereta, KAI tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada pelanggan.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi serta datang lebih awal ke stasiun agar proses keberangkatan berlangsung lancar.










