TVRINews, Lamongan
Masyarakat Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, antusias memanfaatkan Pasar Murah ke-220 yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Alun-Alun Desa Drajat, Selasa, 3 November 2026.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau. Beras SPHP dijual Rp11.000 per kilogram, beras premium Rp14.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp13.000 per liter.
Sejumlah komoditas pangan lainnya juga tersedia, di antaranya cabai merah besar dan cabai rawit merah seharga Rp5.000 per paket berisi 200 gram. Telur ayam ras dijual Rp20.000 per kemasan, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp6.000 per 250 gram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.
Gubernur Khofifah mengatakan, penyelenggaraan Pasar Murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.
“Tujuan pertama dan utama dari Pasar Murah ini adalah untuk melakukan stabilisasi harga berbagai komoditas bahan pokok yang saat ini mulai merangkak naik di pasaran,” ujarnya.
Khofifah menjelaskan, terdapat empat fungsi utama dalam kegiatan tersebut. Selain stabilisasi harga dan menjaga daya beli, Pasar Murah juga bertujuan mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok serta memberikan kesempatan bagi UMKM dan pelaku usaha lokal untuk mengembangkan usahanya.
“Melalui Pasar Murah, kita tidak hanya menghadirkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan usaha lokal untuk tumbuh. Jika dilakukan dan dikalikan terus-menerus, bukan tidak mungkin akan membentuk ekosistem ekonomi yang kuat di masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Khofifah turut menyapa warga dan meninjau stan-stan penjualan. Ia juga menyerahkan bantuan beras dan telur secara gratis kepada sejumlah lansia serta anak-anak yang hadir.
Kegiatan ini semakin meriah dengan pembagian sepuluh hadiah atau doorprize kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Salah satu penerima hadiah, Eri, warga Kecamatan Paciran, mengaku terkejut mendapatkan kompor saat datang bersama istrinya untuk berbelanja kebutuhan pokok.
Ia menilai keberadaan Pasar Murah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan.
Melalui Pasar Murah yang telah memasuki pelaksanaan ke-220, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di berbagai daerah.









