TVRINews, Lamongan
Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mendistribusikan ratusan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) modern kepada sejumlah kelompok tani sebagai upaya mempercepat proses produksi sekaligus mendukung modernisasi sektor pertanian.
Bantuan stimulan dari pemerintah pusat tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Bantuan yang disalurkan meliputi 108 unit pompa air, 13 unit rotavator, 23 unit hand tractor, 1.081 paket irigasi perpompaan dan perpipaan, serta tiga unit combine harvester atau mesin panen padi.
Yuhronur mengatakan, bantuan alsintan diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi petani, terutama keterbatasan peralatan modern saat musim tanam maupun panen raya.
"Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Lamongan bisa memberikan bantuan untuk petani yang kami harapkan mampu mengatasi persoalan atau kendala selama ini yang dialami petani kita, khususnya di Kabupaten Lamongan," ujarnya.
Menurut Yuhronur, penggunaan teknologi pertanian menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan nilai tukar petani sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian di Lamongan.
Salah satu alat yang dinilai paling dibutuhkan adalah combine harvester. Mesin panen padi tersebut mampu menekan kehilangan hasil panen (losses) hingga di bawah 10 persen dibandingkan metode panen secara manual.
Ia menjelaskan, selama ini petani sering menghadapi kendala keterbatasan armada mesin panen saat musim panen raya. Kondisi tersebut membuat petani harus mengantre untuk menggunakan alat sewa sehingga panen terlambat dan kualitas gabah menurun.
"Kalau panen masih dilakukan secara tradisional, kehilangan hasil panen bisa mencapai sekitar 10 persen. Karena itu, kita terus bergerak menggunakan teknologi pertanian yang lebih modern," jelasnya.
Selain bantuan alsintan, Pemkab Lamongan juga terus mendorong transformasi pertanian modern melalui pemanfaatan drone pertanian dan mesin transplanter untuk meningkatkan produktivitas lahan.
"Kita terus bertransformasi menuju pertanian modern. Harapannya hasil panen semakin meningkat, kesejahteraan petani bertambah, nilai tukar petani lebih tinggi, dan manfaat sektor pertanian semakin dirasakan masyarakat," pungkas Yuhronur.
Melalui program mekanisasi pertanian ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap produktivitas sektor pertanian terus meningkat sehingga mampu mendukung target swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.










