TVRINews, Gresik
Selasa siang, 29 September 2026, bekas gudang pabrik sepatu PT New Era Rubberindo 57 di Jalan Mayjen Sungkono, kebomas, Gresik terbakar hebat. Kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tersebut diduga disebabkan karena pembakaran lahan kering di dekat gudang hingga merembet dan membakar gudang.
Sebanyak tujuh tim mobil pemadam kebakaran dari sejumlah instansi turun melakukan pemadaman api yang sempat mengalami kendala karena suplai air.
Api cepat membesar karena isi gudang pabrik terdapat barang-barang yang sangat mudah terbakar sisa bahan pembuatan sepatu dan sandal seperti spon, karet dan bahan alas kaki lainnya hingga membuat asap semakin menghitam dan api semakin kuat .
Petugas Damkar Pelindo III Cabang Gresik, Panca, menuturkan kendala utama dalam pemadaman ini adalah tidak adanya hidran di area pergudangan. Kondisi tersebut membuat sejumlah petugas damkar terpaksa menunggu suplai air secara bergantian.
“Tim kami kesulitan suplai air sehingga mau memadamkan api kesulitan karena harus bergiliran,” tuturnya.
Sementara Kapolsek Kebomas, Kompol Tatak Sutrisno, membenarkan adanya insiden kebakaran yang menimpa bangunan bekas gudang pabrik tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian bersama petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
“Benar, telah terjadi kebakaran di eks gudang New Era Jalan Mayjen Sungkono. Dugaan awal api berasal dari pembakaran sampah atau lahan kering di sekitar lokasi yang kemudian merambat ke area bangunan gudang,” ujar Kompol Tatak, Selasa 29 September 2026
Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut karena eks gudang dan pabrik sepatu ini . Api baru bisa dipadamkan pada sore hari dan petugas terus melakukan pembasahan area eks gudang new era agar api tidak muncul kembali.
Dihimbau masyarakat dan pemilik lahan di wilayah Kecamatan Kebomas untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar sampah maupun semak secara sembarangan, terutama saat cuaca terik dan berangin.










