TVRINews, Lamongan
Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kali ini, Lamongan berhasil meraih Penghargaan Terbaik 3 Nasional dalam Praktik Baik Pemanfaatan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) untuk Pembelajaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada insan pendidikan dan masyarakat Lamongan yang dinilai sangat aktif dalam mengakses, mengunduh, serta memanfaatkan berbagai buku yang tersedia di platform digital SIBI.
SIBI sendiri merupakan platform digital resmi dari Kemendikdasmen yang menyediakan buku teks maupun non-teks dalam berbagai format, seperti PDF, audio, hingga konten interaktif. Buku-buku yang tersedia di SIBI ditujukan bagi siswa, guru, dan masyarakat luas guna memperkuat literasi serta mendukung proses pembelajaran.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh insan pendidikan, mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, penilik, tenaga kependidikan, hingga para peserta didik dan masyarakat yang senantiasa berupaya meningkatkan serta mengembangkan budaya literasi di daerah.
"Selain untuk kebutuhan proses belajar-mengajar, akses dan pemanfaatan buku di SIBI ini juga tidak terlepas dari berbagai kegiatan kreatif-inovatif yang mendorong pengembangan budaya literasi di Lamongan, contoh nyatanya ada Lomba Ayah Bunda Bercerita untuk jenjang PAUD, dan Lomba Cerdas Mengulas Buku untuk siswa," terang Pak Yes.
Ia juga menambahkan bahwa diterimanya penghargaan nasional ini menjadi bukti nyata dari komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong serta mendukung transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dan sumber belajar digital.
"Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, serta memperkuat literasi digital demi mewujudkan generasi Lamongan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing," pungkasnya.










