TVRINews, Surabaya
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan komitmen Polda Jatim untuk memperkuat sinergi dengan serikat pekerja dalam menjaga stabilitas keamanan, mengawal aspirasi buruh, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Hal tersebut disampaikan Dekananto saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Jawa Timur, Rabu (28/10/2026).
Kedatangan Kapolda Jatim bersama sejumlah pejabat utama Polda Jatim disambut Ketua KSPSI AGN Jawa Timur Ahmad Fauzi beserta jajaran pengurus. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan perwakilan pekerja untuk membahas persoalan ketenagakerjaan serta menjaga hubungan industrial yang harmonis.
Dalam pertemuan itu, Ahmad Fauzi menyampaikan kondisi ketenagakerjaan di Jawa Timur, termasuk nasib para pekerja yang menggantungkan penghidupan pada keberlangsungan operasional perusahaan.
Menanggapi hal tersebut, Dekananto menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif agar aktivitas industri dan kesempatan kerja tetap terjaga. Salah satu upaya yang didorong ialah melalui program Poliran atau Polisi Peduli Pengangguran.
“Keberadaan serikat pekerja sangat penting karena pekerja memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa. Lewat program Poliran, kami ingin memastikan roda industri tetap berjalan kondusif sehingga lapangan kerja bagi masyarakat, termasuk di sektor linting manual, tetap terjaga,” ujar Dekananto.
Menurutnya, serikat pekerja merupakan mitra strategis Polri. Aspirasi buruh, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan dan hak-hak pekerja, perlu mendapat ruang penyampaian melalui komunikasi terbuka dan dialog yang konstruktif.
Dekananto menegaskan, pekerja yang menyampaikan aspirasi tidak seharusnya dipandang sebagai pihak yang berseberangan. Sebaliknya, penyampaian pendapat perlu direspons secara humanis dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum dan kepentingan bersama.
Kapolda Dorong Dialog Rutin dengan Serikat Pekerja
Untuk memperkuat komunikasi hingga tingkat daerah, Kapolda Jatim berencana mendorong para kapolres menggelar pertemuan rutin bulanan atau ngopi bareng dengan perwakilan serikat pekerja di wilayah masing-masing.
Melalui pertemuan tersebut, berbagai persoalan ketenagakerjaan diharapkan dapat dibahas lebih awal sehingga potensi konflik hubungan industrial bisa diantisipasi melalui musyawarah.
Langkah ini juga diharapkan memperkuat kepercayaan antara kepolisian dan pekerja, sekaligus mendukung terciptanya iklim usaha yang aman bagi perusahaan dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua KSPSI AGN Jawa Timur Ahmad Fauzi mengapresiasi kunjungan Kapolda Jatim dan perhatian yang diberikan terhadap persoalan ketenagakerjaan.
Ia berharap komunikasi antara serikat pekerja, kepolisian, dan pelaku usaha terus terjalin sehingga berbagai persoalan buruh dapat dicarikan solusi bersama.
“Hubungan baik ini penting agar setiap persoalan buruh dan stabilitas dunia usaha dapat dicarikan jalan keluar bersama melalui dialog konstruktif,” ujar Ahmad.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemitraan antara Polda Jatim dan KSPSI AGN Jawa Timur, terutama untuk menjaga stabilitas keamanan, melindungi hak pekerja, dan mendukung keberlangsungan dunia usaha di Jawa Timur.










