TVRINews, Lamongan
Menjelang Iduladha, aktivitas perdagangan di Pasar Hewan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Tidak hanya volume kendaraan dan kedatangan pedagang yang meningkat, harga jual sapi siap kurban pun mulai merangkak naik hingga 25 persen.
Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat untuk berburu hewan kurban lebih awal demi mendapatkan kualitas terbaik. Pihak pengelola pasar hewan, Ajib menegaskan volume hewan ternak yang masuk ke pasar mulai mengalami kenaikan cukup tinggi.

(Foto: Pihak pengelola pasar hewan, Ajib)
“Tingginya permintaan dari luar daerah, di samping meningkatnya antusiasme masyarakat untuk berburu hewan kurban lebih awal demi mendapatkan kualitas terbaik,‘ kata Ajib, Senin, 18 Mei 2026.
Aktivitas di Pasar Hewan Tikung dipadati ratusan pedagang dan pembeli dari berbagai daerah. Sekitar 20 persen peningkatannya atau mencapai 100 ekor dalam sehari. Hal ini membuat harga sapi siap kurban mengalami tren positif bagi para pedagang.
“Sekarang sudah mulai banyak para pedagang sapi siap kurban hingga mencapai 20 persen dibandingkan hari-hari biasanya, mulai ramai calon pembeli dating dari berbagai daerah, “ tambahnya.
Kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman dan peternak lokal. Sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga pada momen menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini memberikan dampak positif bagi pendapatan mereka.

(Foto: Salah satu pedagang sapi di Pasar Tikung, Ridwan)
“Kenaikan harga bisa sampai 25 persen per ekor tergantung dari bobot dan jenis sapi. Yang biasanya laku Rp20 juta sekarang rata-rata dilepas di harga Rp25 juta,“ ujar Ridwan, salah satu pedagang sapi di Pasar Tikung, Lamongan
Adapun jenis sapi tertentu seperti limosin, pegon hingga Simental menjadi primadona yang paling banyak diburu karena memiliki daging yang padat dan perawakan yang gagah.
Puncak keramaian Pasar Hewan Tikung Lamongan ini akan terus terjadi hingga sepekan menjelang hari H Iduladha. Perputaran uang dan hewan di Pasar ini tergolong cepat karena banyak diminati oleh Para pemburu hewan kurban dari luar kota seperti Sidoarjo dan Gresik.










