TVRINews, Blitar
Satu korban terakhir tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 asal Kabupaten Blitar telah ditemukan. Kedatangan jenazah Jarot Setiawan (51), warga Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, disambut isak tangis keluarga.
Jarot merupakan salah satu korban dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Selat Jawa.
Jenazah korban teridentifikasi setelah ditemukan ciri berupa gelang dan kaus milik Jarot, yang selanjutnya dikonfirmasi melalui hasil DNA.
Jenazah korban tiba di rumah duka pada Jumat siang, 2 Oktober 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Isak tangis keluarga tak terbendung saat sirene mobil jenazah memasuki halaman rumah.
Saat itu, Jarot bersama keponakannya, Syaiful Anwar (42), yang selamat dari musibah tersebut, bekerja di perusahaan ekspedisi dan sedang mengirim barang dari Surabaya ke Banjarmasin dengan menumpang KM Virgo Transport 8.
“Saat musibah terjadi saya terpisah dengan paman, saya berhasil menyelamatkan diri melalui atap saat kapal mulai terbalik. Saya sudah tidak bisa berfikir bagaimana harus menyelamatkan diri saat itu. Sedih kehilangan Paman yang seorang pekerja keras dan baik , Alhamduliah jenazah beliau bisa ditemukan dan di kebumikan secara layak,“ ujar Saiful yang tidak bisa menymbunyikan rasa sedihnya.
Beberapa anggota keluarga tampak menangis saat peti jenazah diturunkan dari ambulans dan dibawa masuk ke rumah duka.
Setelah disemayamkan dan disalatkan, jenazah Jarot kemudian diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum di Desa Plosorejo untuk dimakamkan.
Pemulangan jenazah ini menjadi akhir dari penantian keluarga setelah Jarot dinyatakan sebagai salah satu korban meninggal dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026.
Jarot diketahui sehari-hari berprofesi sebagai sopir. Ia kemudian diajak keponakannya, Syaiful Anwar (42), warga Desa Slorok, Kecamatan Garum, untuk ikut dalam perjalanan pengiriman barang dari Surabaya menuju Banjarmasin melalui jasa ekspedisi.
Jarot meninggalkan seorang istri dan dua anak. Pihak keluarga bersyukur jenazah Jarot akhirnya dapat ditemukan sehingga bisa dipulangkan dan dimakamkan di kampung halaman.
Ratusan warga, kerabat, dan handai taulan almarhum turut mendoakan agar almarhum Jarot mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada petugas yang telah berhasil menemukan jenazah adik saya," terangnya.
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Kapal mengalami kecelakaan atau terbalik di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026. Petugas kemudian langsung melakukan operasi pencarian serta evakuasi terhadap para penumpang dan awak kapal.










