TVRINews, Surabaya
Irjen Pol Dekananto kembali mendapat penugasan di Jawa Timur. Perwira tinggi Polri asal Bojonegoro itu ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur setelah sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari rotasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri. Pergantian itu tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dekananto bukan sosok baru di lingkungan Polda Jawa Timur. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim selama sekitar dua tahun.
Dalam posisi tersebut, Dekananto terlibat dalam pemetaan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur. Penanganannya mencakup dinamika sosial, persoalan perguruan pencak silat, hingga potensi konflik antarsuporter sepak bola.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni penertiban tugu perguruan silat yang dinilai berpotensi menjadi pemicu gesekan antarkelompok. Sebanyak 686 tugu silat dibongkar dan dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila.
Selain langkah penertiban, Dekananto juga membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok suporter sepak bola. Pendekatan komunikasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Karier Dekananto kemudian berlanjut ke Ibu Kota. Pada 2024, ia dipercaya menjabat Dirintelkam Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, pada 2025, Dekananto mendapat penugasan sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri.
Pada 5 Agustus 2025, Dekananto kemudian ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya menggantikan Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang selanjutnya mendapat amanah sebagai Kapolda Kalimantan Utara.
Pangkat Dekananto meningkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi atau jenderal bintang dua pada September 2026. Kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82/POLRI/TAHUN 2026 tertanggal 1 September 2026.
Selama menjabat Wakapolda Metro Jaya, Dekananto turut menjalankan program Jaga Jakarta On The Spot. Program tersebut menjadi salah satu sarana kepolisian untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan menyerap berbagai informasi terkait situasi kamtibmas di lapangan.
Dekananto juga tercatat menerima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan pengalaman di bidang Intelkam, penugasan di tingkat kewilayahan, Mabes Polri, hingga Ibu Kota, Dekananto kini kembali ke Jawa Timur dengan jabatan sebagai Kapolda.
Penugasan tersebut sekaligus membawa Dekananto kembali ke wilayah yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di kepolisian.
Sementara itu, Irjen Pol Nanang Avianto yang sebelumnya menjabat Kapolda Jawa Timur mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.










