TVRINews,Malang
Pondok Pesantren Irsyadut Tholibin yang berlokasi di Jl. Raya Krebet Senggrong No. 101, Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, terus mengembangkan kemandirian ekonomi berbasis pesantren melalui berbagai unit usaha produktif.
Pesantren ini tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik kewirausahaan yang aplikatif bagi para santri. Salah satu produk unggulan yang dikembangkan adalah telur ayam kampung omega yang kini dikenal luas di masyarakat.
Produk tersebut dinilai memiliki kualitas baik, kandungan gizi tinggi, serta diproduksi melalui proses yang higienis dan berkelanjutan.
Pondok Pesantren Irsyadut Tholibin berdiri sejak tahun 1990 dengan fokus membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritualitas. Tradisi keilmuan seperti kajian kitab kuning, tauhid, dan fikih tetap menjadi dasar utama pendidikan di pesantren ini.
Pada tahun 2026, pesantren ini resmi bergabung dalam program OPOP (One Pesantren One Product) Jawa Timur sebagai langkah penguatan ekonomi pesantren. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari manajemen, produksi, hingga pemasaran.
Pengurus pesantren, Gus Makhrus Ali, menyampaikan bahwa program OPOP memberikan dorongan besar dalam pengembangan usaha pesantren.
“Harapan kami dengan adanya OPOP ini bisa membantu pesantren menjadi mandiri dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri sehingga pesantren bisa menjadi unggulan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan dalam program tersebut membuka peluang inovasi dan penguatan usaha agar pesantren tidak hanya mencetak lulusan yang paham agama, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha yang produktif.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur, Gus Ghofirin, memberikan apresiasi terhadap pengembangan usaha di Pesantren Irsyadut Tholibin, khususnya pada sektor peternakan ayam petelur.
“OPOP Jatim hadir untuk mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat yang mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya.
Ia menilai, keberhasilan pesantren dalam mengembangkan usaha peternakan menjadi bukti bahwa pesantren memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas.
Produk telur ayam kampung omega dari Pesantren Irsyadut Tholibin dapat diperoleh langsung di lokasi pesantren maupun melalui pemesanan di nomor 081331744611, baik secara ecer maupun grosir sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan pengembangan usaha yang berkelanjutan, pesantren ini diharapkan dapat menjadi contoh integrasi antara pendidikan keagamaan dan kemandirian ekonomi berbasis pesantren di Jawa Timur.










