TVRINews, Surabaya
Ratusan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Surabaya mengikuti pembinaan melalui program Polisi Peduli Pendidikan di aula sekolah, Senin, 2 November 2026 hari ini. Dalam kegiatan tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengingatkan para siswa agar menjauhi tawuran dan penyalahgunaan narkoba.
Pembinaan ini merupakan bagian dari program edukasi kepolisian yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin. Kegiatan serupa juga dilakukan pada hari lain dan menjangkau sekolah-sekolah hingga tingkat kecamatan melalui jajaran Polsek.
Luthfie mengatakan, pembinaan tersebut bertujuan mengarahkan pelajar agar tidak terlibat pelanggaran hukum serta mampu mengembangkan potensi untuk meraih cita-cita.
“Yang ini kita laksanakan rutin setiap hari Senin, dan juga beberapa kegiatan tambahan lain di beberapa hari yang lain,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi, kepolisian juga melakukan langkah penindakan terhadap peredaran narkoba, termasuk menangkap para bandar. Namun, upaya tersebut perlu diimbangi dengan sosialisasi agar pelajar memahami bahaya narkoba dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaannya.
“Untuk mengantisipasi masalah narkoba, kita sudah melakukan langkah-langkah untuk mengungkapkan, terutama penangkapan para bandar narkoba,” kata Luthfie.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Muhammad Muslim, mengapresiasi pembinaan yang diberikan Kapolrestabes Surabaya. Menurutnya, kegiatan tersebut bermanfaat untuk memperkuat upaya sekolah dalam menjaga peserta didik dari perilaku negatif.
Ia berharap para siswa tidak terlibat tawuran maupun kasus narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
“Agar mereka pertama tidak suka tawuran, yang kedua khususnya jangan sampai ada anak didik kami yang terlibat dalam kasus narkoba, baik pengedar maupun pemakai, ini harus kita jaga,” ujarnya.
Kepala MAN Kota Surabaya, Fathorrakhman, juga menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi mengenai bahaya narkoba, pencegahan perundungan atau bullying, serta penggunaan media sosial secara bijak penting untuk membentuk karakter pelajar.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian besar dari Polrestabes Surabaya. Edukasi langsung dari Kapolres ini sangat membantu pihak sekolah dalam mengingatkan siswa agar saling menghormati, menjauhi hal-hal negatif, dan lebih bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Fathorrakhman.
Muslim menambahkan, pembinaan serupa direncanakan berlanjut ke madrasah lain pada pekan berikutnya. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Polrestabes Surabaya untuk memberikan edukasi secara langsung ke lingkungan sekolah.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, kepolisian berharap para pelajar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter baik, menjaga pergaulan, serta ikut menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.









