TVRINews, Banyuwangi
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Banyuwangi, menyiapkan 55 kapal untuk melayani peningkatan penumpang dan kendaraan selama masa libur sekolah 2026. Kesiapan armada dilakukan untuk memastikan layanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk berjalan aman dan lancar.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk memastikan kapal-kapal yang sebelumnya menjalani pemeliharaan kembali beroperasi di lintasan.
“KMP Port Link VII yang baru menjalani perawatan juga sudah bisa beroperasi kembali di lintasan ketapang Gilimanuk minggu depan . ASDP juga telah bekerjasama dg stakeholder dan berbagai pihak," ujar Arief Eko, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurut Arief, masa libur sekolah diperkirakan akan memicu peningkatan kendaraan pribadi dan bus pariwisata, terutama pada penyeberangan menuju Bali yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.
“Dipredisi terjadi peningkatan kendaraan baik kecil maupun besar pada musim libur kali ini terlebih pada penyeberangan menuju ke Bali. Biasanya pada musim libur banyak yang berwisata ke pulau dewata tersebut,“ tambahnya.
Sementara itu, arus kendaraan logistik diperkirakan tetap stabil seperti kondisi saat ini. Peningkatan kendaraan logistik biasanya terjadi pada akhir pekan dan kembali menurun pada awal pekan.
ASDP juga terus memantau kondisi cuaca serta layanan pelayaran di Selat Bali. Hingga saat ini, cuaca masih dinilai aman untuk aktivitas penyeberangan. Meski demikian, pengguna jasa diimbau tetap waspada terhadap potensi arus bawah laut yang kerap terjadi di perairan Selat Bali.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gapasdap Banyuwangi, Nurjatim, menegaskan seluruh operator kapal telah mempersiapkan armadanya untuk menghadapi lonjakan penumpang selama musim libur sekolah.
“Seluruh armada sudah siap dengan pelayanan terbaik mereka. Semoga musim libur sekolah ini berjalan lancar dan tidak terjadi cuaca buruk sehingga masa liburan dengan perjalanan wisata lebih menyenangkan. ASDP memberikan program diskon tarif penyeberangan (potongan harga jasa pelabuhan). Promo ini berlaku untuk jadwal keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026," ungkap Nurjatim.
Menurut Nurjatim, sebanyak 55 kapal telah disiapkan untuk mendukung layanan penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk. Jumlah kapal yang dioperasikan akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan penumpang serta kapasitas dermaga yang tersedia.
Dengan kesiapan armada dan pemantauan cuaca secara berkala, layanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama periode libur sekolah dengan aman dan nyaman.










