TVRINews, Lamongan
Atmosfer Piala Dunia 2026 mulai terasa di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Antusiasme masyarakat menyambut ajang sepak bola terbesar dunia itu turut dimanfaatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menarik minat pelanggan.
Salah satunya terlihat di Warkop Depkes yang berada di kawasan Kota Lamongan. Warung kopi tersebut menghias bagian langit-langit ruangan dengan miniatur bendera negara-negara peserta Piala Dunia 2026 guna menghadirkan suasana khas turnamen sepak bola dunia.

Deretan bendera dari negara-negara peserta, mulai dari kawasan Eropa, Amerika Latin, hingga Asia, dipasang di seluruh area warung sehingga menciptakan nuansa layaknya tribun stadion bagi para pengunjung.
Pemilik Warkop Depkes, Fajar Alfaru, mengatakan, dekorasi bertema Piala Dunia sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan yang datang menikmati pertandingan bersama teman maupun keluarga.
"Kami sangat antusias menyambut Piala Dunia 2026. Karena itu, kami menghias warung dengan bendera negara-negara peserta agar pengunjung bisa merasakan atmosfer yang lebih meriah saat menikmati pertandingan," ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Fajar, momentum Piala Dunia menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kunjungan pelanggan sekaligus menggerakkan roda usaha di sektor kuliner.
Selain mempersiapkan dekorasi, pihaknya juga berupaya memenuhi aspek legalitas penayangan pertandingan dengan mengajukan izin resmi kegiatan nonton bareng (nobar).
Fajar Alfaru menambahkan, pihaknya telah mendaftarkan permohonan lisensi nobar melalui kanal resmi yang disediakan TVRI dan saat ini masih menunggu proses verifikasi.
"Kami sudah mengajukan lisensi nobar melalui platform resmi yang tersedia. Saat ini masih dalam tahap verifikasi dan kami berharap prosesnya dapat segera selesai," katanya.
Fajar berharap izin tersebut dapat segera diterbitkan sehingga kegiatan nobar dapat berlangsung secara resmi dan memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha tanpa menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
"Kami berharap lisensi nobar bisa segera terbit. Dengan begitu, kami dapat menyambut pelanggan dengan lebih nyaman dan memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk meningkatkan pendapatan usaha secara legal," tuturnya.
Piala Dunia selama ini menjadi salah satu momentum yang dinantikan pelaku UMKM, khususnya pemilik warung kopi. Kegiatan nonton bareng dinilai mampu meningkatkan jumlah pengunjung serta mendongkrak penjualan makanan dan minuman selama berlangsungnya turnamen.










