TVRINews, Surabaya
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), Khofifah Indar Parawansa, mengajak para alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga untuk berperan lebih aktif dalam membuka akses dan peluang bagi mahasiswa serta lulusan muda agar lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ajakan tersebut disampaikan Khofifah saat melantik pengurus IKA UNAIR Komisariat Fakultas Hukum Masa Bakti 2025-2030 di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya.
Menurut Khofifah, organisasi alumni memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kampus, mahasiswa, dunia kerja, pemerintah, dan masyarakat. Karena itu, keberadaan IKA UNAIR diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi alumni tetapi juga bagi generasi penerus.
“Saya mengajak seluruh senior dan alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga untuk membuka ruang yang seluas-luasnya bagi adik-adik mahasiswa agar memberikan mentoring, coaching, akses jejaring, kesempatan magang serta inspirasi dan pengalaman,” ujarnya.
Khofifah menilai keberhasilan sebuah organisasi alumni tidak semata-mata diukur dari banyaknya program yang dijalankan, melainkan dari kontribusinya dalam menyiapkan generasi berikutnya agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
“Alumni yang hebat bukan hanya mereka yang berhasil dalam kariernya, tetapi mereka yang mampu menghadirkan jalan keberhasilan bagi generasi setelahnya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak seluruh alumni Universitas Airlangga untuk memperluas jejaring dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor.
“Saya berharap organisasi IKA UNAIR menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat untuk menghadirkan berbagai pemikiran, inovasi, dan solusi kebijakan untuk pembangunan bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya peran lulusan Fakultas Hukum dalam menjaga integritas dan memperkuat keadilan di tengah masyarakat. Menurutnya, Indonesia membutuhkan insan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian moral dan kepedulian sosial.
“Saya berharap alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga menjadi teladan dalam menjaga etika profesi, memperkuat budaya hukum, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanah Universitas Airlangga yang juga Ketua Mahkamah Agung RI, Sunarto, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan koordinasi antarsesama alumni agar kontribusi yang diberikan kepada almamater semakin besar.
“Seperti lidi yang diikat menjadi satu maka perannya semakin bermakna dan berdampak lebih besar,” tutur Sunarto.
Di sisi lain, Ketua IKA UNAIR Komisariat Fakultas Hukum, Syaiful Ma’arif, menegaskan komitmen pengurus untuk mengedepankan semangat pengabdian dan gotong royong dalam mendukung alumni, almamater, serta mahasiswa.
“Selain itu MoU pengurus bermanfaat bagi alumni dan almamater sekaligus membantu mahasiswa untuk magang dan bekerja,” ungkapnya.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara IKA Komisariat Fakultas Hukum UNAIR dengan sejumlah lembaga, di antaranya Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, DPD Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur, Fakultas Hukum UNAIR, serta DPC Peradi Surabaya.










