TVRINews, Surabaya
PT Dharma Lautan Utama (DLU) resmi dipercaya menjadi official partner MotoGP Mandalika 2026. Perusahaan pelayaran asal Surabaya itu akan menangani logistik MotoGP, meliputi pengiriman motor balap, infrastruktur, peralatan tim, dan personel dari Surabaya menuju Lombok serta sebaliknya. Kerja sama ini menempatkan DLU sebagai salah satu penopang utama kelancaran event balap internasional tersebut.
Direktur Utama PT DLU, Erwin H. Poedjono, mengatakan kepercayaan itu merupakan kehormatan besar. Menurutnya, tidak banyak perusahaan yang diajak dan terpilih untuk mendukung logistik MotoGP Mandalika. Karena itu, DLU berkomitmen menjalankan tanggung jawab tersebut secara maksimal.
"Beberapa waktu lalu kami diundang oleh official Mandalika. Kami diajak menjadi partner untuk mendukung pelaksanaan MotoGP di Mandalika," ujar Erwin di Surabaya, Senin, 21 September 2026.
Erwin menjelaskan, sebagai official partner, DLU akan membantu pengiriman logistik dan berbagai perlengkapan pendukung dari Surabaya ke Mandalika. Setelah balapan selesai, layanan yang sama juga akan mendukung mobilisasi dari Lombok menuju sejumlah daerah. Pengiriman itu mencakup motor, peralatan tim, hingga personel yang terlibat.
"Bagi kami, dari beberapa perusahaan yang diajak dan terpilih, ini suatu kehormatan. Kita harus menyelesaikan tugas ini dengan sebaik-baiknya dan bisa memuaskan apa yang menjadi misi panitia," kata Erwin.
Selain mendukung MotoGP, DLU baru saja menerima penghargaan sebagai Badan Usaha Peduli Olahraga Jawa Timur dalam rangkaian Puncak Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Penghargaan itu diberikan atas kontribusi perusahaan dalam pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Jatim.
Erwin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Gubernur, Wakil Gubernur, serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim. Ia juga menyebut peran tokoh olahraga Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono (BHS) yang mendorong keterlibatan DLU di sektor olahraga.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Kadispora, Ibu Gubernur, dan Pak Wagub. PT Dharma Lautan Utama terpilih sebagai badan usaha peduli olahraga," ujarnya.
Menurut Erwin, DLU tidak hanya memberikan dukungan pembinaan. Perusahaan juga menggelar sejumlah kejuaraan dan membantu mengirim atlet untuk berlaga di tingkat nasional. Ia mengklaim prestasi atlet yang ditangani dan diawasi DLU mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Erwin berharap semakin banyak perusahaan di Jawa Timur menjadi bapak asuh olahraga. Ia menilai dunia usaha memiliki kemampuan besar untuk menutup kebutuhan anggaran pembinaan atlet. Di Sidoarjo, kata dia, ada sekitar 900 perusahaan besar, sementara di Gresik sekitar 800 perusahaan besar.
"Kita sangat mengharapkan munculnya perusahaan-perusahaan yang menjadi bapak asuh olahraga di Jawa Timur, seperti yang sekarang dilakukan PT Dharma Lautan Utama," katanya.
Dengan dukungan Dispora Jatim, KONI, dan dunia usaha, Erwin optimistis Jawa Timur bisa lebih dari sekadar tiga besar. Ia bahkan menargetkan Jatim menjadi juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Kita berharap Jawa Timur tidak menjadi tiga besar atau dua besar. Sekali-sekali kita juara. Ayo, juara umum," tegasnya.
Di lingkungan internal, DLU memandang kesehatan sebagai fondasi utama sumber daya manusia (SDM). Perusahaan rutin menggelar olahraga bersama setiap pekan. Cabang-cabang DLU juga didorong aktif menyelenggarakan mini soccer, bulu tangkis, hingga bela diri.
Kegiatan itu diharapkan meningkatkan kebugaran sekaligus membangun kebersamaan dan budaya hidup sehat.
"Di perusahaan kami, sumber daya manusia itu adalah modal terbesar perusahaan. Dan modal terbesar sumber daya manusia itu adalah kesehatan," jelas Erwin.
Dengan peran ganda sebagai official partner MotoGP Mandalika 2026 dan badan usaha peduli olahraga, DLU berharap bisa memberi dampak lebih luas. Tidak hanya bagi citra perusahaan, tetapi juga bagi ekosistem olahraga nasional dan daerah.










