TVRINews, Sidoarjo
Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pondok Pesantren Mukmin Mandiri di Waru, Sidoarjo menggelar pengajian bertajuk “Ngaji Qurban” bersama pengasuh pondok, KH Muhammad Zakki, yang dikenal dengan julukan Kiai Interprener.
Kegiatan yang berlangsung di Graha Tirta Boegenvile Waru, Sidoarjo tersebut menjadi agenda rutin tahunan Pondok Pesantren Mukmin Mandiri dalam menyambut momentum Iduladha.
Dalam kajiannya, KH Muhammad Zakki menyampaikan pentingnya meneladani kisah Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Siti Hajar sebagai sosok panutan umat Islam dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan ketaatan.
Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, menjadi pelajaran penting tentang ketulusan, pengorbanan, serta keridaan seorang hamba kepada Allah SWT.
“Esensi Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga bagaimana manusia belajar ikhlas, taat, dan rela mengorbankan sesuatu yang dicintai demi menjalankan perintah Allah,” ujar KH Muhammad Zakki dalam pengajiannya.
Selain menggelar pengajian, Pondok Pesantren Mukmin Mandiri juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa lima ekor sapi dan lima ekor kambing.
Daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada kaum duafa, anak yatim, warga sekitar, serta jamaah yang hadir dalam kegiatan pengajian.
KH Muhammad Zakki menambahkan, selain Ngaji Qurban, Pondok Pesantren Mukmin Mandiri juga memiliki kegiatan rutin setiap awal bulan pada minggu pertama dengan tema “Ngaji Sugih”.
Ia berharap kegiatan Ngaji Qurban dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat nilai keikhlasan, dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, khususnya dalam momentum Hari Raya Iduladha.










