TVRINews, Surabaya
Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), membawa misi untuk mengubah Kampung Ilmu di Jalan Semarang, Surabaya, menjadi destinasi wisata edukasi unggulan.
Kunjungan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, sebagai bentuk dorongan terhadap peningkatan literasi generasi muda di Kota Pahlawan.
Dalam peninjauan langsung di lokasi, Minggu, 3 Mei 2026, BHS menilai ribuan koleksi buku di kawasan tersebut merupakan aset intelektual yang perlu dijaga dan dikembangkan.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, Kampung Ilmu dinilai berpotensi menjadi pusat literasi yang mampu bersaing dengan kota-kota pendidikan lain di Indonesia.
"Kampung Ilmu merupakan simbol pendidikan di Surabaya yang perlu fasilitas penunjang kenyamanan agar anak-anak betah membaca. Kita harus memastikan generasi muda memiliki kecerdasan mumpuni untuk menghadapi bonus demografi tahun 2036 sekaligus mampu bersaing di kancah internasional," ujar BHS.
Sebagai langkah awal, BHS memberikan bantuan 50 sak semen untuk perbaikan drainase yang rusak. Ia juga berkomitmen mendukung penyediaan lampu penerangan serta perangkat audio guna menunjang aktivitas seni dan literasi di kawasan tersebut.
Selain itu, ia meminta kader partainya di DPRD Kota Surabaya untuk mengawal proses perbaikan fisik Kampung Ilmu agar masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
Kondisi di lapangan menunjukkan sejumlah persoalan mendasar. Wakil Pengurus Kampung Ilmu, Fery Viansah, mengungkapkan akses jalan internal yang becek dan belum berpaving telah menjadi keluhan selama lebih dari sepuluh tahun.
"Suasana tidak nyaman ini sudah bertahan sepuluh tahun lebih. Meski sempat ada tawaran pemasangan paving dari Pemerintah Kota beberapa tahun silam, namun hingga detik ini janji tersebut belum terealisasi di lapangan," kata Fery.
Ia berharap kehadiran BHS menjadi titik awal perubahan bagi Kampung Ilmu, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara pengelola dan pemangku kepentingan untuk menghadirkan kawasan literasi yang lebih tertata, nyaman, dan menarik bagi masyarakat.










