TVRINews, Lamongan
Demam Piala Dunia 2026 mulai dirasakan para pecinta sepak bola di Tanah Air, termasuk di Jawa Timur. Ratusan suporter yang tergabung dalam komunitas Persebaya ABG menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang.
Ratusan anggota komunitas tersebut datang dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Gresik, Tuban hingga Lamongan. Mereka berkumpul di Stadion Surajaya Lamongan dengan semangat menyambut pesta sepak bola dunia yang akan disiarkan langsung melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Para suporter menilai siaran Piala Dunia di TVRI tidak hanya menjadi hiburan gratis berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai edukasi tinggi, khususnya bagi pemain sepak bola lokal.
Mereka berharap tayangan pertandingan tim-tim terbaik dunia dapat menjadi sarana pembelajaran, mulai dari teknik permainan, strategi di lapangan, hingga kedisiplinan dan pengelolaan industri sepak bola modern bertaraf internasional.
"Kita sangat menantikan, gak sabar siaran langsung di TVRI. Meski nanti juga harus begadang ya, karena tayangan bola ada yang pada jam-jam kita harus istirahat, tapi mau gak mau wajib nonton," ujar Ketua Persebaya ABG Lamongan, Dika Andriyanto dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Selasa, 26 Mei 2026.
Selain menyatakan dukungan terhadap TVRI, komunitas yang mengusung semangat awesome, brave, dan gloriously itu juga tetap konsisten menjalankan misi sosial mereka melalui pertandingan amal rutin dua mingguan.
Dalam pertandingan tersebut, setiap gol yang tercipta akan dikonversikan menjadi nominal uang yang kemudian dibelanjakan di lapak-lapak UMKM sekitar stadion.
"Iya kita tetap melaksanakan pertandingan amal mingguan dan setiap gol yang tercipta akan dikonversikan menjadi nominal uang, selanjutnya dibelanjakan ke pedagang-pedagang UMKM di sekitar area stadion," ucap Dika.
Menurut Dika, semangat sepak bola yang dibawa komunitasnya tidak hanya berhenti pada euforia tontonan kelas dunia, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat kecil di daerah.










