TVRINews, Surabaya
Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam melakukan mobilitas menuju Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya kembali mengoperasikan dua perjalanan kereta api tambahan pada hari ini, Selasa, 8 September 2026.
Kehadiran dua KA tambahan ini memberikan alternatif perjalanan sekaligus menambah kapasitas angkutan bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan dari Surabaya maupun Malang menuju ke Kota Jakarta.
Dua perjalanan tambahan tersebut yaitu KA Tambahan SBI–GMR relasi Surabaya Pasarturi–Gambir dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir. Pengoperasian kedua kereta api tambahan ini merupakan bagian dari langkah KAI Daop 8 Surabaya dalam menyediakan kapasitas perjalanan tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi menuju Jakarta, sebagai dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
KA Tambahan SBI–GMR akan diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 11.00 WIB. Kereta api ini terdiri dari 3 kereta eksekutif dan 6 kereta ekonomi Stainless Steel New Generation, dengan total kapasitas 582 tempat duduk.
Sementara itu, KA Tambahan ML - GMR akan diberangkatkan dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB dengan rangkaian 7 kereta eksekutif dan menyediakan total kapasitas 350 tempat duduk.
Selain mengoperasikan dua KA tambahan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan peningkatan kapasitas pada KA Anggrek keberangkatan malam dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 21.15 WIB. Semula KA Anggrek membawa 8 kereta kelas eksekutif, kini ditingkatkan menjadi 9 kereta kelas eksekutif, dengan total kapasitas mencapai 450 tempat duduk.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa pengoperasian KA tambahan merupakan bentuk respons KAI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pelanggan yang tetap membutuhkan perjalanan menuju Jakarta.
"KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Tidak hanya dengan menghadirkan KA tambahan, kami juga meningkatkan kapasitas pada perjalanan KA reguler yang melayani tujuan Jakarta. Dengan langkah ini, semakin banyak masyarakat yang dapat terakomodasi dan memiliki pilihan perjalanan kereta api," ujar Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melakukan pemantauan terhadap kondisi perjalanan kereta api. Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api.
KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk terus memperhatikan informasi perjalanan yang disampaikan melalui kanal resmi KAI. Pelanggan juga diharapkan mempersiapkan perjalanan dengan baik dan tiba di stasiun lebih awal untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.
"KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan perjalanan masyarakat serta menyesuaikan kapasitas angkutan apabila diperlukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan," tutup Mahendro.










