TVRINews, Malang
Harapan warga Kampung Putih, Kelurahan Klojen, Kota Malang, untuk memiliki akses penghubung yang aman akhirnya mulai terwujud.
Melalui program Jembatan Gantung Perintis Garuda yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kodim 0833/Kota Malang membangun jembatan gantung yang diharapkan mampu mempermudah aktivitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas wilayah.
Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 30 meter dengan lebar 1,2 meter. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting bagi warga Kampung Putih untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari akses pendidikan anak-anak sekolah, mobilitas pekerja, hingga kegiatan ekonomi masyarakat.
Selama ini, warga mengaku mengalami keterbatasan akses penyeberangan yang aman, terutama saat kondisi cuaca kurang mendukung.
Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian Babinsa Kelurahan Klojen yang rutin melaksanakan komunikasi sosial bersama masyarakat di wilayah binaannya.
Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Babinsa menyerap berbagai aspirasi dan keluhan warga, termasuk kebutuhan pembangunan jembatan penghubung yang lebih layak dan aman.
Aspirasi masyarakat Kampung Putih kemudian diteruskan dan ditindaklanjuti oleh Kodim 0833/Kota Malang hingga akhirnya direalisasikan melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda.
Pembangunan jembatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat sekitar. Sejak tahap pengangkutan material hingga pengerjaan konstruksi, warga tampak antusias bekerja bersama prajurit TNI untuk mempercepat pembangunan akses penghubung tersebut.
Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan solusi atas kesulitan yang dihadapi warga.
Komandan Kodim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Dedy Azis, menyampaikan bahwa program Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat dengan dukungan TNI AD dalam membantu pemerataan pembangunan hingga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Program Jembatan Perintis Garuda ini merupakan perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat dengan dukungan TNI AD sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Pembangunan ini juga berawal dari aspirasi warga yang disampaikan melalui Babinsa saat kegiatan komunikasi sosial di wilayah,” ungkapnya, Kamis, 14 Mei 2026.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di wilayah menjadi ujung tombak dalam mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat sehingga setiap program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat Kampung Putih menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.
Selain memperkuat konektivitas wilayah, jembatan ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mempermudah akses pendidikan bagi generasi muda di kawasan tersebut.










