TVRINews, Malang
Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Sutami, Wilayah Sungai Brantas, tahun 2026.
Operasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan sumber daya air dan menjaga ketersediaannya bagi masyarakat.
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, memimpin pembukaan dan pengarahan operasi di Ruang Dispatch Skadron Udara 4 Wing Udara 1.2 Grup 1 Angkut, Malang.
"Kegiatan ini menjadi wujud sinergi lintas instansi dalam mendukung pengelolaan sumber daya air serta menjaga ketersediaannya bagi masyarakat," kata Reza.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Fahmi Hidayat, Danwing 1.2 Grup 1 Angkut, perwakilan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Ketua Tim Operasi Lapangan Direktorat Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, serta personel dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Reza menyambut baik pelaksanaan OMC sebagai bentuk kolaborasi antarlembaga yang mengintegrasikan dukungan operasi udara dengan pengelolaan sumber daya air.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme, koordinasi, efektivitas, serta keselamatan penerbangan dan seluruh personel agar operasi berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dan foto bersama di depan pesawat C-212/A-2103. Personel kemudian melakukan peninjauan pesawat serta memeriksa bahan semai berupa garam natrium klorida (NaCl) sebanyak 40 koli dengan total berat 800 kilogram.
Selanjutnya, penerbangan pertama OMC DTA Waduk Sutami Wilayah Sungai Brantas Tahun 2026 dilaksanakan sebagai penanda dimulainya operasi lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, Lanud Abdulrachman Saleh menegaskan komitmennya untuk mendukung kerja sama lintas instansi melalui kemampuan dan profesionalisme TNI Angkatan Udara.
"Harapannya, pelaksanaan OMC dapat berjalan aman dan lancar serta mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan demi kepentingan masyarakat," pungkas Reza.










