TVRINews, Surabaya
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur terus mengampanyekan budaya hidup sehat dengan mengajak masyarakat rutin berolahraga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan senam dan slow jogging bersama di Lapangan Jatim Segar, Kertajaya, Surabaya.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan komunitas Day One Club itu diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan slow jogging menempuh jarak sekitar tiga kilometer. Suasana santai menjadi ciri utama kegiatan, di mana peserta tetap dapat berbincang sambil berolahraga.

Kepala Dispora Jatim M. Hadi Wawan Guntoro mengatakan, olahraga tidak harus identik dengan aktivitas yang mahal maupun berat. Menurutnya, membangun kebiasaan bergerak secara konsisten jauh lebih penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Olahraga tidak harus mahal. Yang penting bagaimana kita membiasakan masyarakat untuk bergerak dan menjadikan olahraga sebagai budaya serta gaya hidup,” kata Hadi kutip Kamis, 3 September 2026.
Ia menjelaskan, slow jogging merupakan metode olahraga yang telah populer di sejumlah negara seperti Jepang, China, dan Korea. Konsep tersebut kemudian diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Timur dengan pendekatan yang sederhana melalui semangat alon asal klakon, yakni berolahraga santai namun tetap berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh, kegiatan olahraga bersama juga dinilai mampu memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat. Karena itu, Dispora Jatim akan memperluas kerja sama dengan berbagai komunitas olahraga agar semakin banyak warga memiliki akses terhadap aktivitas fisik yang mudah dilakukan.
Melalui gerakan tersebut, Dispora berharap olahraga tidak lagi dipandang sebagai kegiatan sesekali, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari yang mendukung terwujudnya masyarakat Jawa Timur yang sehat, aktif, dan bugar.









