TVRINews, Surabaya
DPC Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Taman Suroboyo, Pantai Kenjeran, Surabaya Timur, Sabtu (16/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus pelaksanaan Gerakan ASRI yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, mengatakan Gerakan ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah, perlu diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“Gerakan ASRI harus dijalankan sebagai aksi nyata di lapangan. Kami memulai dari kawasan publik yang menjadi denyut aktivitas warga Surabaya,” ujar Cahyo di sela kegiatan.
Menurut Cahyo, kawasan Pantai Kenjeran dipilih karena memiliki karakter sebagai wilayah pesisir yang berkaitan erat dengan aktivitas masyarakat, khususnya sektor perikanan dan perekonomian berbasis kelautan.
Ia menilai kebersihan kawasan pesisir tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Warga pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kemandirian warga dalam mengelola kebersihan menjadi kunci agar program pemerintah dapat berjalan efektif dalam jangka panjang,” katanya.
Aksi bersih-bersih melibatkan kader Partai Gerindra bersama warga sekitar. Peserta menyusuri kawasan taman dan pesisir Pantai Kenjeran untuk mengumpulkan sampah yang berserakan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pengunjung yang memanfaatkan kawasan Pantai Kenjeran sebagai ruang publik, khususnya saat akhir pekan.
Cahyo yang juga merupakan anggota DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki. Kalau warga merasa punya, mereka akan menjaga tanpa harus diperintah,” tegasnya.
Cahyo berharap Gerakan ASRI dapat diterapkan secara berkelanjutan dan diperluas ke berbagai kawasan publik lainnya di Kota Surabaya.
Ia menilai lingkungan yang bersih dan nyaman dapat mendorong masyarakat lebih aktif beraktivitas sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
“Kalau lingkungannya bersih, warganya juga lebih semangat beraktivitas. Ekonomi ikut bergerak,” pungkas Cahyo.










