TVRINews, Surabaya
Festival budaya tahunan Surabaya Vaganza Festival of Lights: Garden of Hope 2026 sukses digelar pada Sabtu (16/5/2026) malam dan berlangsung meriah dengan antusiasme ribuan warga, baik dari Kota Surabaya maupun luar daerah.
Tahun ini, event yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tersebut tampil berbeda karena digelar pada malam hari dan resmi masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata RI.
Acara dibuka oleh Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di kawasan Tugu Pahlawan. Secara simbolis, Eri Cahyadi mengetuk tongkat bercahaya sebagai tanda dimulainya parade menuju Monumen Bambu Runcing.
Dalam sambutannya, Eri Cahyadi menyebut masuknya Surabaya Vaganza ke KEN 2026 menjadi hadiah istimewa bagi HJKS ke-733.
“Ini menjadi kado HJKS yang luar biasa. Dampaknya bukan hanya pada budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi, mulai dari UMKM hingga tingkat hunian hotel yang meningkat,” ujarnya dikutip, MInggu, 17 Mei 2026.
Rombongan parade kemudian bergerak melintasi rute sepanjang 3,1 kilometer, mulai dari Tugu Pahlawan, Jalan Tembaan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, hingga berakhir di kawasan Monumen Bambu Runcing. Sepanjang perjalanan, kawasan pusat kota berubah menjadi panggung wisata malam dengan dekorasi cahaya, kostum tematik, serta pertunjukan komunitas.
Wali Kota Eri bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani turut menaiki kendaraan hias bersama jajaran Forkopimda. Ribuan warga tampak memadati jalur parade untuk menyaksikan langsung kemeriahan acara tersebut.
Sesampainya di Balai Pemuda, Eri Cahyadi menerima piagam KEN 2026 dari Kementerian Pariwisata RI sebagai tanda resmi masuknya Surabaya Vaganza ke kalender event nasional.
Menurut Eri, tingginya partisipasi masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara dan pengunjung dari berbagai daerah, menjadi bukti daya tarik event tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan Surabaya Vaganza semakin dinantikan dan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata,” katanya.
Ia menambahkan, selama rangkaian event budaya berlangsung, terjadi peningkatan kunjungan wisata sekitar 12,5 persen, serta kenaikan tingkat hunian hotel sekitar 4 persen di Surabaya.
Sementara itu, Asisten Deputi Event Daerah Kemenpar RI, Reza Fahlevi, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan event berkualitas yang masuk kurasi nasional.
“Ini menunjukkan komitmen kuat Pemkot Surabaya dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui event yang terkurasi,” ujarnya.
Ia berharap Surabaya Vaganza dapat berkembang menjadi ikon event budaya Kota Surabaya yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.










