TVRINews, Surabaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan senilai Rp138,4 juta kepada masyarakat Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut meliputi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rombong dorong, dan bantuan air bersih.
Penyaluran bantuan berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik. Dari total bantuan tersebut, Rp10,2 juta diberikan melalui program SKSS untuk enam mahasiswa, Rp100 juta untuk perbaikan lima rumah tidak layak huni, Rp21 juta untuk bantuan rombong dorong bagi enam penerima, serta Rp7,2 juta untuk bantuan air bersih.
Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa penyaluran tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, khususnya ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang telah mendukung berbagai program BAZNAS Jatim.
"Insyaallah, hari ini menjadi saksi dan bukti bahwa setiap rupiah yang disalurkan kepada mustahik melalui BAZNAS Jatim insyaallah sepenuhnya akan kami salurkan dengan tepat kepada yang berhak menerimanya, termasuk pada siang hari ini di Kabupaten Gresik," ujar Ghofirin, dikutip Jumat, 9 Oktober 2026.
Menurut Ghofirin, dukungan para muzaki menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan berbagai program BAZNAS, baik di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah, maupun pendayagunaan dan pemberdayaan ekonomi. Ia berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan BAZNAS Kabupaten Gresik dapat terus diperkuat sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin luas.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Gresik. Pemerintah Kabupaten Gresik, kata dia, juga berkomitmen untuk terus memperkuat pengumpulan zakat dari ASN serta mendorong agar dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan juga BAZNAS Republik Indonesia yang telah banyak memberikan perhatian yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan sinergitas ini terus terjalin," ungkap Fandi.
Selain bantuan pendidikan, perbaikan rumah, dan kebutuhan dasar, BAZNAS juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan rombong dan modal usaha bagi penyandang disabilitas.
Program tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat memiliki penghasilan mandiri dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Bantuan akan diberikan secara langsung kepada penerima, termasuk diantarkan ke rumah bagi penerima yang tidak dapat hadir karena kondisi disabilitas.
Penyaluran bantuan di Kabupaten Gresik menjadi bagian dari sinergi BAZNAS Jatim, BAZNAS Kabupaten Gresik, pemerintah daerah, dan para muzaki dalam mengoptimalkan manfaat ZIS bagi masyarakat. Melalui program pendidikan, perbaikan rumah, pemberdayaan ekonomi, dan pemenuhan kebutuhan dasar, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat yang tepat bagi mustahik.










