TVRINews, Blitar
Merespons keluhan masyarakat yang terdampak kemarau panjang, Polres Blitar Kota Polda Jawa Timur menyalurkan bantuan 3.000 liter air bersih kepada warga di lingkungan RT 02 RW 08, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Bantuan tersebut diberikan menyusul mengeringnya sumur-sumur milik warga akibat kemarau berkepanjangan. Kondisi ini menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk memudahkan penampungan dan pendistribusian air, petugas turut menyediakan satu unit tandon berkapasitas 1.200 liter serta empat drum berkapasitas masing-masing 100 liter di sejumlah titik strategis.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mencakup kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga di wilayah hukumnya.
“Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih harian warga yang terdampak kekeringan. Kehadiran personel di lapangan adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Proses penyaluran bantuan tersebut turut didampingi Sekretaris Kelurahan Sentul beserta staf, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pengurus RT dan RW setempat.
Sinergi lintas instansi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang mengaku mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak beberapa pekan terakhir. Perwakilan warga melalui ketua RW setempat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons cepat jajaran Polres Blitar Kota.
Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, Polres Blitar Kota Polda Jatim berkomitmen terus memetakan wilayah lain yang terdampak kekeringan. Langkah ini diharapkan dapat memastikan penyaluran bantuan air bersih berjalan merata dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.










