TVRINews, Malang
Stasiun Malang menjadi salah satu akses transportasi penting bagi wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata di Kota Malang dan sekitarnya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sebanyak 55.994 penumpang warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api di Stasiun Malang selama Januari hingga September 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 36.119 penumpang WNA tercatat tiba di Stasiun Malang, sedangkan 19.875 penumpang lainnya berangkat dari stasiun tersebut. Data ini menunjukkan peran kereta api dalam mendukung mobilitas wisatawan mancanegara, baik untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata maupun melanjutkan perjalanan ke kota lain.
Konektivitas kereta api memberikan alternatif transportasi bagi wisatawan yang ingin menikmati kekayaan sejarah, budaya, kuliner, hingga keindahan alam di kawasan Malang Raya.

Di Kota Malang, wisatawan dapat mengunjungi Kawasan Kayutangan Heritage yang menawarkan suasana kawasan bersejarah dengan bangunan-bangunan lawas. Selain itu, Kampung Warna-Warni Jodipan juga menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian melalui tampilan permukiman penuh warna.
Wisatawan juga dapat menjelajahi berbagai pilihan kuliner khas Malang serta menikmati perpaduan nuansa klasik dan kehidupan perkotaan modern.
Sementara itu, kawasan Malang Raya menawarkan beragam destinasi lain, mulai dari wisata alam dan keluarga di Kota Batu hingga kawasan Gunung Bromo yang dapat dijangkau menggunakan transportasi lanjutan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan Stasiun Malang memiliki peran penting dalam mendukung akses wisatawan menuju berbagai destinasi di wilayah tersebut.
“Malang memiliki beragam potensi wisata, mulai dari sejarah, budaya, kuliner, hingga keindahan alam. Melalui layanan kereta api yang menghubungkan Malang dengan berbagai kota, KAI turut memberikan alternatif transportasi bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati destinasi wisata sekaligus mengenal kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat setempat,” ujar Mahendro pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang WNA yang menggunakan layanan kereta api di Stasiun Malang selama Januari hingga September 2026 meningkat 1,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni dari 55.250 penumpang menjadi 55.994 penumpang.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator peran transportasi kereta api dalam mendukung mobilitas wisatawan mancanegara di Jawa Timur.
KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya menjaga kualitas pelayanan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan keandalan perjalanan bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara.
“Kami berharap Stasiun Malang dapat terus menjadi salah satu pintu akses yang memudahkan wisatawan dalam menikmati berbagai destinasi di Malang dan sekitarnya. Dengan dukungan transportasi yang andal, kami ingin turut mendorong pertumbuhan pariwisata daerah serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutur Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya mengajak masyarakat dan wisatawan untuk memanfaatkan layanan kereta api dalam menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Timur. Informasi jadwal perjalanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket KAI lainnya.










