TVRINews, Sidoarjo
PT Puspa Agro resmi meluncurkan website baru, puspaagrojatim.id, sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi bisnis dan mendorong transformasi layanan digital di kawasan pusat perdagangan pangan terbesar di Jawa Timur. Peluncuran dilakukan di Sidoarjo, Selasa, 2 Juni 2026.
Direktur Utama PT Puspa Agro, M. Diah Agus Muslim mengatakan, kehadiran platform digital tersebut menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali fungsi website perusahaan yang sebelumnya tidak lagi dikelola secara optimal.
Menurutnya, website lama tidak mampu mendukung kebutuhan komunikasi dan informasi bisnis yang terus berkembang di sektor pangan. Karena itu, website baru diharapkan menjadi sarana komunikasi yang lebih efektif sekaligus mendukung aktivitas usaha perusahaan.

"Puspa Agro sebenarnya sudah memiliki website lama, tetapi tidak ter-update dan kurang terurus sehingga terjadi kemandekan komunikasi dengan dunia luar. Kehadiran website baru ini diharapkan menjadi darah baru bagi Puspa Agro sekaligus memperkuat aktivitas bisnis perusahaan," ujar Agus dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Rabu, 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, website tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga akan berkembang menjadi platform interaktif yang memungkinkan berbagai aktivitas bisnis dilakukan secara digital.
Melalui layanan tersebut, calon penyewa lapak pasar, gudang, maupun fasilitas cold storage dapat melakukan pendaftaran secara online tanpa harus datang langsung ke lokasi. Seluruh proses pembayaran juga telah terintegrasi dengan sistem perbankan untuk mendukung layanan yang lebih cepat dan transparan.
"Harapan kami ke depan adalah paperless. Pendaftaran dilakukan secara online, begitu juga pembayaran yang sekarang sudah melalui sistem perbankan. Semua proses diarahkan melalui jalur digital agar lebih mudah, cepat, dan transparan," ucapnya.
Agus menambahkan, pengembangan website akan terus dilakukan. Ke depan, pengguna dapat mengakses informasi ketersediaan lapak, denah kawasan, hingga berbagai fasilitas pendukung secara real time.
Sementara itu, Komisaris Utama Puspa Agro, Fairouz Huda, menilai peluncuran website baru merupakan inovasi yang dapat memperluas jaringan informasi dan membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas.
Menurutnya, platform tersebut dapat menjadi sarana bagi individu, korporasi, maupun kelompok usaha untuk mengetahui potensi bisnis dan peluang kerja sama yang tersedia di kawasan Puspa Agro.
"Website ini kami harapkan menjadi ruang yang efektif untuk mencari berbagai informasi dan membuka peluang kolaborasi. Website ini menjadi sarana komunikasi sekaligus penghubung berbagai peluang bisnis," kata Fairouz.
Ia menambahkan, apabila terbukti efektif, website tersebut akan diintegrasikan dengan berbagai platform media sosial dan kanal digital lainnya guna menjangkau pasar business to business (B2B) maupun business to consumer (B2C).
Di sisi lain, Web Developer Puspa Agro, Eksa Yoga, menjelaskan website dirancang dengan konsep modern yang menyerupai platform startup. Pada tahap awal, layanan utama yang tersedia adalah penyewaan berbagai fasilitas milik Puspa Agro, mulai dari lapak pasar, gudang, gedung pertemuan, hingga cold storage.
"Semua informasi kami tampilkan secara lengkap, mulai dari ukuran lapak, harga sewa, hingga fasilitas yang tersedia. Proses penyewaan sangat mudah karena pemesanan dan pembayaran dapat dilakukan langsung secara online," jelas Eksa.
Selain itu, sistem juga dilengkapi fitur pengaduan dan notifikasi yang memungkinkan pengguna menyampaikan keluhan maupun memperoleh informasi secara cepat melalui platform digital tersebut.
Saat ini, kawasan Puspa Agro memiliki luas sekitar 50 hektare dengan 25 hektare area yang telah terbangun. Di kawasan tersebut terdapat sekitar 500 lapak aktif yang memasarkan lebih dari 5.000 varian produk, mulai dari sayuran, buah-buahan, ikan, hingga komoditas palawija.
Puspa Agro juga didukung berbagai fasilitas penunjang seperti Gedung Tani berkapasitas 150 orang, tiga gudang kering berukuran 720 meter persegi, delapan ruang cold storage, gudang sayur, area UMKM, nursery pembibitan, serta ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.










