TVRINews, Surabaya
Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 2 Surabaya menjadi salah satu akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Saat ini, sekitar 370 siswa mengikuti pendidikan di sekolah yang berlokasi di Kalikedinding, Surabaya.
Hal tersebut disampaikan Kapoksi Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono saat mengunjungi SRT 2 Surabaya, Sabtu. Dalam kunjungan tersebut, Bambang melihat langsung aktivitas belajar sekaligus kondisi fasilitas yang digunakan para siswa.
Menurut Bambang, anak-anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat memiliki potensi yang perlu terus dikembangkan melalui pendidikan dan pendampingan yang memadai.
“Anak-anak yang belajar di Sekolah Rakyat ini memiliki potensi besar,” ujar Bambang.
SRT 2 Surabaya saat ini menampung sekitar 370 siswa dari kapasitas yang direncanakan mencapai 1.000 murid. Para siswa mendapatkan berbagai fasilitas pendidikan tanpa dipungut biaya.
Fasilitas tersebut meliputi seragam, buku pelajaran, alat tulis, tas, hingga tempat tinggal bagi siswa yang membutuhkan. Selain itu, para siswa juga mendapatkan makan tiga kali sehari serta uang saku.
Bambang mengapresiasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang dinilai dapat membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi bonus demografi dan mewujudkan target Indonesia Emas 2045.
Salah satu siswa, Airin, mengaku bersyukur dapat melanjutkan pendidikan di SRT 2 Surabaya. Sebelumnya, kondisi ekonomi keluarga membuatnya kesulitan untuk melanjutkan sekolah di lembaga pendidikan swasta.
Pengalaman serupa dialami Zahra Talia. Ia mengaku sempat berada dalam kondisi hampir putus sekolah karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.
“Saya waktu itu hampir putus sekolah karena orang tua tidak mampu. Kemudian ditawari masuk Sekolah Rakyat. Saya berterima kasih karena bisa sekolah gratis dengan fasilitas yang lengkap,” tutur Zahra.
Sementara itu, Kepala SRT 2 Surabaya Prapti Wardani mengatakan, kunjungan Bambang menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan siswa sekaligus kondisi sarana dan prasarana sekolah.
Menurut Prapti, kehadiran tokoh dan pemangku kepentingan di sekolah juga dapat memberikan motivasi kepada para siswa agar semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan.
“Kami sangat bangga dengan anak-anak di sini. Kunjungan beliau juga memberikan motivasi kepada siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita agar nantinya menjadi orang-orang sukses,” kata Prapti.
Pihak sekolah berharap dukungan dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola sekolah, serta masyarakat dapat terus diperkuat.
Dengan dukungan tersebut, akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan semakin terbuka dan program Sekolah Rakyat dapat dimanfaatkan secara optimal.










