TVRINews, Sidoarjo
Suasana berbeda tampak di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026). Lebih dari 1.500 warga binaan mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Kolombia melawan Ghana dalam program bertajuk “Bola Gembira”.
Kegiatan yang digelar di Blok Adhikara dan Blok Daya Mandala tersebut berlangsung meriah dengan sorak sorai warga binaan yang menyaksikan jalannya pertandingan. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Kolombia, yang sekaligus memastikan langkah mereka ke babak 16 besar.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan melalui pendekatan yang lebih humanis.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang positif bagi warga binaan. Even ini merupakan pesta olahraga terbesar di dunia, dan melalui kegiatan ini mereka juga dapat merasakan kegembiraan yang sama dengan masyarakat di luar,” ujar Tristiantoro.
Ia menambahkan, kegiatan nobar tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan memberikan ruang hiburan di tengah proses pembinaan.
Dalam kesempatan itu, turut hadir legenda sepak bola Indonesia, Yusuf Ekodono, yang memberikan motivasi kepada warga binaan di sela pertandingan. Ia mengajak mereka mengambil pelajaran dari nilai-nilai yang ditunjukkan dalam sepak bola dunia.
“Dari pertandingan Piala Dunia kita bisa belajar tentang kerja sama, sportivitas, disiplin, dan menghargai proses. Tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti ada warga binaan yang kembali ke masyarakat dan menjadi lebih baik, bahkan berprestasi,” ujar Yusuf.
Sementara itu, salah satu warga binaan, Virgo, mengaku kegiatan tersebut memberikan hiburan sekaligus semangat baru selama menjalani masa pembinaan.
“Kami merasa senang karena bisa ikut menikmati Piala Dunia seperti masyarakat di luar. Kegiatan ini membuat kami sejenak melupakan persoalan yang sedang dihadapi,” katanya.
Meski jumlah penghuni Rutan Kelas I Surabaya melebihi kapasitas ideal, pelaksanaan kegiatan nobar tetap berlangsung tertib dengan pengaturan petugas.
Melalui program “Bola Gembira”, Rutan Kelas I Surabaya menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memberikan ruang rekreasional yang edukatif bagi warga binaan, dengan harapan dapat membangun kembali semangat dan optimisme mereka.










