TVRINews, Jember
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jember, Polda Jatim, bersama tim gabungan menggelar operasi pemberantasan sarang narkoba di Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga tingkat desa. Dalam kegiatan yang berlangsung kondusif itu, petugas menyisir sejumlah titik strategis serta lokasi yang dinilai mencurigakan.
Selain melakukan pemeriksaan fisik, petugas juga menggelar tes urine secara acak terhadap lima warga setempat yang berada di lokasi. Untuk menjaga transparansi dan keterbukaan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, pemeriksaan urine tersebut dilakukan secara terbuka dengan disaksikan langsung oleh unsur pemerintah desa dan aparat keamanan setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan pelaku peredaran gelap narkoba maupun warga yang terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba. Setelah penyisiran selesai, situasi di wilayah Desa Curahtakir dipastikan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Jember, AKBP Alaiddin, melalui Kasatresnarkoba Polres Jember, Iptu Bagus Dwi Setyawan, menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan sekadar tindakan penegakan hukum atau penindakan semata. Lebih dari itu, operasi tersebut merupakan langkah preventif untuk melindungi lingkungan dan menyelamatkan masa depan generasi bangsa.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat harus berani menolak segala bentuk narkoba," ujar Iptu Bagus Dwi Setyawan.
Upaya Polres Jember, Polda Jatim, dalam menjaga ruang publik dari peredaran narkoba mendapat apresiasi dan dukungan dari pemerintah desa serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa (Kades) Curahtakir, Bonari Untung, yang hadir menyaksikan langsung jalannya razia, menyatakan bahwa langkah proaktif kepolisian penting untuk memberikan rasa aman sekaligus melindungi para pemuda desa dari bahaya zat terlarang.
"Kami sangat mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh Polres Jember ini. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga, tetapi juga menjadi peringatan keras agar lingkungan kami bersih dari narkoba," ungkap Bonari Untung.
Ia menambahkan, pihak desa siap bersinergi dengan kepolisian. Ia juga meminta warga untuk selalu waspada dan melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
Polres Jember, Polda Jatim, turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu atau takut melapor kepada pihak berwenang apabila mendeteksi atau mengetahui dugaan tindak pidana narkotika di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kepolisian menegaskan bahwa upaya menjaga Kabupaten Jember tetap aman dan bebas dari narkoba membutuhkan peran aktif semua pihak. Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas kepolisian, melainkan juga tanggung jawab bersama demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari bahaya narkoba.










