TVRINews, Malang
Festival Mbois 11 Malang Menyala akan digelar selama tiga hari, pada 21–23 Agustus 2026, di Stadion Gajayana, Kota Malang. Festival yang menghadirkan 300 pelaku ekonomi kreatif ini ditargetkan mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp50 miliar selama penyelenggaraan.
Ketua Pelaksana Festival Mbois 11 Malang Menyala, Gedeon Soerja, mengatakan kegiatan tersebut akan melibatkan pelaku ekonomi kreatif dari seluruh wilayah Malang Raya.
"Kegiatan ini akan kita laksanakan pada bulan Agustus menghadirkan 300 pelaku ekonomi kreatif se-Malang Raya," kata Gedeon, dikutip Kamis, 23 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Festival Mbois 11 merupakan hasil kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, seniman, olahragawan, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, komunitas, dan media.
Penyelenggaraan tahun ini dinilai istimewa karena bertepatan dengan tiga momentum penting, yakni satu abad Stadion Gajayana, satu tahun Kota Malang meraih predikat UNESCO Creative City of Media Arts, serta peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Tahun ini Festival Mbois berlangsung special karena bertepatan dengan satu adab Stadion Gajayanan Malang sebagai lokasi monumental dan bersejarah di Malang,“ ujar Gedeon.
Festival Mbois 11 akan menghadirkan lima klaster utama, yaitu Sound of Malang Menyala, Malang Creative Connect, Malang Sportainment, Media Arts Experience, dan Made by Arema.
Sementara Ketua Indonesia Creative City Network (ICCN) yang juga Direktur Utama TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari mengatakan Festival Mbois 11 diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Indonesia.

“Melalui pertemuan Festival Mbois 11 Malang ini kita bisa mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Bisa menghidupkan kreativitas, kolaborasi dan inovasi yang diharapkan bisa bermanfaat bagi publik di Indonesia, target kita 300 pelaku ekonomi kreatif akan hadir,“ ujar pria yang akrab disapa Kang Fiki.
Bagi Pemerintah Kota Malang gelaran Festival Mbois 11 ini sangat membawa dampak positif dan multipplier effect bagi Kota Malang dan perekonomian. Diperkirakan tak kurang dari 20 ribu pengunjung akan turut meramaikan acara ini.
“Mari kita sukseskan bersama gelaran Festival Mbois 11 Malang Menyala 2026. Kita optimis perputaran perekonomian selama kegiatan dipredikis akan mencapai puluhan miliar rupiah,“ ujar Baihaqi, Kadis Porapar Kota malang.
Festival Mbois 11 Malang Menyala 2026 merupakan bagian dari program Seribu Event Kota Malang yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.










