TVRINews, Surabaya
BPJS Kesehatan mengingatkan meningkatnya ancaman hipertensi dan diabetes yang kini mulai banyak menyerang generasi muda. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai kebiasaan guna mencegah penyakit kronis sejak dini.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan fun run di kawasan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 12 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan keprihatinannya terhadap pergeseran tren penyakit tidak menular. Jika sebelumnya hipertensi dan diabetes identik dengan kelompok lanjut usia, kini kedua penyakit tersebut semakin banyak terdiagnosis pada penduduk usia produktif.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan," ujar Prihati.
Ia menegaskan, olahraga tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan seremonial atau tren sesaat. Menurutnya, perlindungan paling efektif dari ancaman penyakit katastropik berasal dari kebiasaan aktif bergerak secara konsisten.
"Olahraga tidak boleh hanya dilakukan saat ada acara tertentu. Idealnya dilakukan tiga hingga empat kali dalam seminggu hingga tubuh berkeringat. Upaya pencegahan jauh lebih baik dibandingkan harus menanggung risiko penyakit di kemudian hari," tegasnya.
Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menilai kampus memiliki peran strategis dalam membangun budaya hidup sehat. Dengan jumlah mahasiswa yang besar, ITS berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang mendorong aktivitas fisik secara berkelanjutan.
"Kegiatan ini memberikan energi positif bagi civitas academica ITS untuk semakin peduli terhadap kesehatan. Kami berharap semangat ini terus berlanjut, tidak hanya melalui lari, tetapi juga berbagai aktivitas fisik lainnya," tutur Bambang.
Selain mendorong gaya hidup sehat, ITS juga memastikan akses layanan kesehatan bagi warga kampus telah terintegrasi dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dukungan tersebut diharapkan menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan berkelanjutan.
"Selain sebagian besar mahasiswa telah menjadi peserta JKN, ITS juga memiliki Medical Center yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mendukung layanan kesehatan di lingkungan kampus," pungkasnya.










