TVRINews, Surabaya
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir bersama masyarakat di sebuah kafe di Jalan Taman Apsari, Surabaya, pada 8 Juli 2026.
Kegiatan yang dihadiri Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto itu dimanfaatkan sebagai sarana mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
Selain menyaksikan pertandingan, jajaran kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengenalkan layanan darurat Polri melalui Call Center 110.
"Hari ini kami dari Polrestabes Surabaya bersama masyarakat Kota Surabaya melaksanakan kegiatan nonton bareng. Antusiasme masyarakat cukup tinggi dan pertandingan yang disaksikan juga berlangsung sangat menarik," ujar AKBP Rosyid Hartanto.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Polrestabes Surabaya menyiagakan personel di sejumlah titik, termasuk pengamanan area parkir dan pengaturan kerumunan pengunjung.
"Tempat parkir tetap dijaga oleh petugas dan kerumunan juga kami atur agar tidak terlalu padat. Yang paling penting, semua tetap menjaga sportivitas," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diimbau segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada kepolisian, baik melalui Polsek Genteng maupun Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.
Pertandingan yang disaksikan bersama berlangsung dramatis. Argentina memastikan langkah ke perempat final setelah mengalahkan Mesir dengan skor 3-2. Mesir sempat unggul melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa Zico pada menit ke-58. Argentina kemudian bangkit lewat gol Cristian Romero pada menit ke-79, Lionel Messi pada menit ke-83, serta Enzo Fernandez yang mencetak gol kemenangan pada masa injury time.
Menurut AKBP Rosyid, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan warga untuk meningkatkan kesadaran menjaga keamanan bersama.
"Kami juga menyosialisasikan Call Center 110. Layanan ini bebas pulsa dan dapat dimanfaatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Polisi siap memberikan pelayanan selama 24 jam," ujarnya.










