TVRINews, Surabaya
Atlet basket putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menatap Asian Games 2026 dengan target meraih medali dan membantu Indonesia mempertahankan posisi delapan besar.
Target tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan Ayu setelah sebelumnya meraih medali emas SEA Games 2025 bersama Timnas Bola Basket Putri Indonesia nomor 3x3.
“Untuk target, saya selalu menargetkan diri yang bisa menjadikan motivasi saya ketika saya bermain ataupun bertanding. Jadi saya ingin mendapatkan medali tentunya untuk Asian Games nanti atau bisa mempertahankan posisi berada di delapan besar pada ajang nanti,” ujar Ayu.
Perjalanan Ayu menuju tim nasional tidak berlangsung singkat. Atlet asal Klungkung, Bali, itu mulai serius menekuni basket sejak duduk di bangku SMP setelah sebelumnya mengikuti ekstrakurikuler tari saat SD.
Kecintaannya terhadap basket berawal ketika melihat sang kakak bertanding. Dari sana, Ayu mulai tertarik dan bergabung dengan klub Merpati Bali Denpasar. Untuk berlatih, ia harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dari Gianyar menuju Denpasar.
“Saat itu saya ngerasa, wah seru juga. Pada saat itu saya mulai jatuh cinta sama basket,”lanjutnya.
Sang ayah menjadi sosok yang rutin mengantarnya berlatih menggunakan sepeda motor. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari perjuangan Ayu dalam mengejar cita-citanya menjadi pemain tim nasional.
“Pada saat itu bapak sering antar ke Denpasar naik motor. Selama perjalanan saya merasakan sengatan matahari. Tapi saya menikmati perjalanan saya tersebut,”jelasnya.
Dukungan orang tua juga menjadi salah satu alasan Ayu terus bertahan menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan kariernya.
“Saya bertahan demi mereka, orang tua saya, dan juga mimpi saya yaitu ingin menjadi pemain Tim Nasional Indonesia,”ucapnya.
Bangkit dari Kegagalan
Perjalanan Ayu sempat diwarnai kegagalan. Saat duduk di bangku SMA pada 2014, tim sekolahnya hanya menjadi runner-up dan tidak ada pemain dari sekolahnya yang terpilih masuk DBL First Team.
Kegagalan tersebut justru membuat Ayu semakin giat berlatih. Setahun kemudian, kerja kerasnya membuahkan hasil dengan terpilih sebagai DBL All Star 2015 dan mendapat kesempatan pergi ke Amerika Serikat.
“Saya tidak mau menyerah dan saya berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai mimpi saya itu,”tegasnya.
Setelah lulus SMA, Ayu mendapatkan beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan S1 di Universitas Esa Unggul Jakarta. Prestasinya berlanjut hingga menjadi top scorer Liga Basket Mahasiswa.
Jalur menuju tim nasional kemudian terbuka melalui ajang PON. Ayu terpilih mewakili Bali sebelum mengikuti seleksi Timnas Basket Indonesia U-18. Dari puluhan peserta, hanya 12 pemain yang dipilih dan Ayu menjadi satu-satunya wakil Bali.
“Jantung saya berdebar pada saat itu, karena inilah salah satu impian saya, ingin menjadi pemain nasional,” ungkapnya.
Emas SEA Games Jadi Modal
Karier Ayu di tim nasional terus berkembang. Ia kemudian meraih medali emas SEA Games Kamboja 2023 melalui nomor 5x5. Pada SEA Games 2025, Ayu kembali meraih emas nomor 3x3 dan perunggu nomor 5x5.
Bagi Ayu, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang, termasuk pengalaman bertanding di nomor 3x3 sejak 2017 dan menghadapi berbagai kekalahan.
“Melihat bagaimana proses saya dari 2017 saya di 3x3, ikut tanding keliling dunia dan bahkan menelan banyak kekalahan selama berproses itu,”imbuhnya.
“Karena dari kekalahan itu saya dapat banyak pengalaman dan pembelajaran. Itu merupakan medali yang berkesan bagi saya,”lanjutnya.
Kini, Ayu kembali menetapkan target baru. Asian Games 2026 menjadi panggung berikutnya untuk membuktikan hasil dari perjalanan panjangnya sebagai atlet.
“Saya harus membuat motivasi untuk diri saya sendiri, bahwa ketika mimpi saya sudah tercapai, what's next?ucapnya.
Di tengah kesibukannya sebagai atlet nasional, Ayu juga tetap menjalani pendidikan S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan di Universitas Airlangga. Ia harus membagi waktu antara pemusatan latihan dan perkuliahan.
“Saya mengimbanginya dengan mengorbankan waktu luang saya,”tegasnya.
Dengan pengalaman dan berbagai pencapaian yang telah diraih, Ayu berharap dapat membawa pulang medali dari Asian Games 2026 sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya anak-anak Bali.
“Selalu semangat untuk mencapai mimpi dan cita-citanya. Apapun itu bisa terjadi asalkan percaya selalu akan prosesnya,”tandasnya.










